Deputi Badan Gizi Nasional Tinjau Desa Koa untuk Persiapan Program Makan Bergizi Gratis

Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan survei lokasi dalam rangka pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

SOE, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional, Tigor Pangaribuan, bersama tim Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) NTT mengadakan kunjungan ke Desa Koa, Kecamatan Mollo Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan, pada Rabu (12/3/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan survei lokasi dalam rangka pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Dalam kunjungan tersebut, Tigor Pangaribuan bersama tim juga secara khusus memantau pembangunan dapur untuk Makan Bergizi Gratis di daerah tersebut. Program ini sejalan dengan komitmen Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam memberikan perhatian khusus kepada masyarakat di daerah terpencil.

Ikut hadir dalam acara kunjungan tersebut perwakilan UNICEF, Mamadou Ndiaye, bersama timnya. Hadir juga Sekretaris Daerah TTS, Seperius E. Sipa, beserta jajarannya.

Dalam sesi wawancara, Tigor Pangaribuan menyatakan bahwa dapur MBG di Desa Koa diusahakan akan beroperasi secepatnya. Hal ini akan didukung dengan percepatan penyediaan peralatan memasak untuk daerah terpencil. Diharapkan dapur ini dapat mulai beroperasi pada bulan April.

Tigor Pangaribuan juga menjelaskan bahwa dapur MBG di Desa Koa akan melayani 1.200 murid di Kecamatan Mollo Barat, termasuk ibu hamil dan balita.

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa untuk menjangkau sekolah-sekolah di wilayah Mollo yang letaknya jauh dari dapur induk MBG di Desa Koa, pihak BGN akan memanfaatkan dapur-dapur di sekolah maupun dapur rumah warga yang berdekatan dengan sekolah. Hal ini dilakukan agar pelayanan Makan Bergizi Gratis tetap dapat diberikan kepada siswa di sekolah-sekolah tersebut.

Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan keyakinannya bahwa program Makan Bergizi Gratis di Desa Koa dapat berjalan dengan baik karena melihat antusiasme dan semangat dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, masyarakat, maupun dari BGN sendiri, dalam membantu menyukseskan program tersebut.

Ia berharap dapur MBG di Desa Koa dapat menjadi model dalam memberikan pelayanan Makan Bergizi Gratis di wilayah 3T lainnya.

Sementara itu, Staf Ahli Badan Gizi Nasional, Florencio Mario Vieira, menjelaskan bahwa pemilihan Desa Koa sebagai lokasi percontohan bukan tanpa alasan. Meskipun memiliki kondisi topografi yang menantang, desa ini telah menunjukkan tingkat kemandirian yang luar biasa. Masyarakat Desa Koa telah berhasil mengembangkan berbagai inovasi, seperti pengadaan listrik desa berbasis tenaga surya, pengelolaan energi air dengan sistem hidran, serta pengolahan pangan dan peternakan mandiri. Dengan pencapaian tersebut, Desa Koa dianggap memenuhi parameter desa mandiri, yaitu ketersediaan air bersih, pemanfaatan energi terbarukan, dan kesiapan pangan.

Lebih lanjut, Florencio Mario Vieira menjelaskan bahwa dengan adanya dapur MBG ini, akan terjadi peningkatan gizi masyarakat serta peningkatan pendapatan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Timor Tengah Selatan, Seperius E. Sipa, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Deputi Badan Gizi Nasional dan tim atas perhatian serta dukungan terhadap peningkatan gizi masyarakat di Kabupaten Timor Tengah Selatan, khususnya di Desa Koa.

Pada acara kunjungan tersebut, tim dari BGN menyerahkan empat kompor energi terbarukan kepada pihak pengelola dapur MBG di Desa Koa.