Belajar Kepemimpinan dan Pelayanan, Pengalaman TOP di UNWIRA Kupang Diulas dalam Dialog Interaktif

Refleksi Perjalanan TOP di UNWIRA Kupang.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Radio TIRILOLOK menggelar program Gen-Z Bicara dengan tema “Refleksi Perjalanan TOP di UNWIRA Kupang” pada Rabu (24/6/2026) di Studio Radio TIRILOLOK. Dialog interaktif tersebut menghadirkan Fr. Thomas V. S. Sahputra, SVD atau yang akrab disapa Frater Smith, serta Fr. Oktavianus A. Waris, SVD yang dikenal sebagai Frater Elvis.

Dalam kesempatan itu, Frater Smith membagikan pengalaman selama menjalani Tahun Orientasi Pastoral (TOP) di Sekretariat Rektorat Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang.

Ia menjelaskan bahwa tugas yang dijalankan mencakup pengelolaan administrasi, pemrosesan surat masuk dan surat keluar, penyusunan jadwal rektor, pendampingan dalam berbagai kegiatan, hingga dokumentasi agenda resmi kampus.

Selain itu, Frater Smith juga dipercaya menjadi notulis dalam rapat rutin rektorat yang dilaksanakan setiap pekan dan melibatkan jajaran pimpinan universitas.

Menurut Frater Smith, pengalaman tersebut memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai tata kelola dan manajemen perguruan tinggi.

Di bidang akademik, Frater Smith mendapat kesempatan mengajar beberapa mata kuliah, antara lain Pengantar Pendidikan Agama, Manajemen Pendidikan, Perkembangan Peserta Didik, dan Kesehatan Mental.

Kesempatan tersebut menjadi ruang pembelajaran yang berharga untuk memperluas wawasan sekaligus membangun dialog bersama mahasiswa.

Ia menilai keterlibatan dalam dunia pendidikan sejalan dengan arah pelayanan Serikat Sabda Allah (SVD) yang saat ini semakin memberi perhatian pada karya-karya kategorial, termasuk sektor pendidikan.

Melalui pengalaman mengajar dan berinteraksi dengan mahasiswa, ia memperoleh banyak pengetahuan serta perspektif baru yang memperkaya proses pelayanannya.

Tidak hanya menjalankan tugas administrasi dan akademik, Frater Smith juga terlibat dalam berbagai kepanitiaan kampus, seperti wisuda dan dies natalis.

Keterlibatan tersebut memberikan pengalaman berharga dalam membangun kerja sama, koordinasi, serta semangat kolektif untuk menyukseskan berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik.

“Melalui berbagai pengalaman tersebut, saya banyak belajar tentang kepemimpinan, pelayanan, dan juga memperoleh banyak pelajaran dari mahasiswa selama berada di UNWIRA,” ungkap Frater Smith.

Sementara itu, Frater Elvis mengungkapkan bahwa pengalaman paling berkesan selama menjalani pelayanan di lingkungan kampus adalah perjumpaan dengan mahasiswa yang berasal dari berbagai latar belakang agama.

Menurut Frater Elvis, kedewasaan mahasiswa dalam memaknai perbedaan menjadi nilai yang sangat menginspirasi. Keberagaman tidak dipandang sebagai penghalang, melainkan sebagai jalan untuk membangun persaudaraan dan saling menghargai.

Ia menilai semangat tersebut tampak dalam berbagai aktivitas kampus yang menunjukkan bahwa perbedaan keyakinan dapat berjalan selaras dengan tujuan bersama yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan dan spiritualitas.

Frater Elvis menambahkan, interaksi bersama mahasiswa dalam berbagai kegiatan kampus menjadi pengalaman yang paling membekas selama menjalani masa pelayanan di UNWIRA Kupang.

“Perjumpaan dengan mahasiswa memberikan banyak pelajaran tentang toleransi, kebersamaan, dan semangat saling mendukung dalam kehidupan kampus,” katanya.

Melalui dialog tersebut, kedua narasumber menegaskan bahwa pengalaman TOP di UNWIRA Kupang tidak hanya menjadi sarana pengabdian, tetapi juga ruang pembelajaran yang membentuk karakter kepemimpinan, pelayanan, serta penghargaan terhadap keberagaman dalam kehidupan akademik dan sosial.