Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Keberagaman etnis dan budaya menjadi kekuatan dalam Event Budaya Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, yang digelar selama tiga hari untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Mengusung tema “Keberagaman Adalah Kekuatan untuk Bersatu”, yang bertempat Pasar Oebobo dan dibuka Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Josefina M. D. Getha, S.T., M.M., mewakili Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo dan Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis.
Dalam sambutannya Wali Kota Kupang yang dibacakan oleh Josefina menyatakan bahwa event budaya tersebut melibatkan pemerintah kelurahan, masyarakat, sekolah, RT dan RW, serta generasi muda. Berbagai penampilan seni disiapkan, mulai dari tarian tradisional, menyanyi, hingga parade busana.
Beragam latar belakang etnis juga ditampilkan dalam kegiatan tersebut, termasuk budaya Manggarai, Sabu, Rote, dan Ende. Keberagaman tersebut menjadi gambaran kehidupan masyarakat Kota Kupang yang hidup berdampingan dalam perbedaan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang mendorong event budaya menjadi ruang untuk menjaga seni, tradisi, dan potensi budaya daerah. Generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi terlibat sebagai pelaku seni, pelaku UMKM, kreator, serta penggerak komunitas.
Pelestarian budaya juga dinilai penting untuk mencegah semakin pudarnya ketertarikan generasi muda terhadap kesenian daerah di tengah pengaruh budaya dari luar.
Sementara itu, Ketua Panitia Event Budaya Kelurahan Fatululi, Bernad Haning, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk menghidupkan kembali kecintaan masyarakat terhadap budaya NTT dan Indonesia secara umum.
Event Budaya Kelurahan Fatululi diharapkan menjadi ruang pertemuan masyarakat untuk mengenal keberagaman, memperkuat persatuan, serta mewariskan seni dan tradisi kepada generasi berikutnya.














