Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Radio TIRILOLOK mengadakan acara Viral NTT dengan topik “Perempuan NTT di Jalan Kekerasan (Refleksi 2024 – Resolusi 2025)” yang menghadirkan narasumber Dr. Lanny I. D. Koroh, M.Hum sebagai Akademisi UCB Kupang – Aktivis Perempuan, serta W.S. Libby Sinalaeloe, S.Pt selaku Direktur Rumah Perempuan Kupang pada Sabtu, (28/12/2024) di Studio Radio TIRILOLOK.
Dalam dialog interaktif, Aktivis Perempuan, Dr. Lanny menjelaskan bahwa budaya patriarki yang kuat telah membentuk pola pikir yang mengakar dalam masyarakat. Pola pikir yang menganggap kekerasan terhadap perempuan, baik secara fisik maupun verbal, sebagai hal yang biasa. Banyak orang yang merasa berhak melakukan kekerasan karena mereka menganggap dirinya sebagai laki-laki atau kepala keluarga yang berkuasa.
Dr. Lanny menekankan pentingnya perempuan untuk menggunakan logika dan hati dalam mengambil keputusan. Perempuan diharapkan berani berbicara, menolak, dan melawan kekerasan yang dialami, dimulai dari diri sendiri.
Direktur Rumah Perempuan Kupang, Libby mengungkapkan relasi kuasa menjadi salah satu penyebab utama kekerasan. Seseorang yang merasa lebih dominan atau kuat, baik berdasarkan jenis kelamin, status sosial, atau ekonomi, sering kali menindas orang lain. Kekerasan dapat dihindari jika seseorang mampu mengelola emosinya dengan baik, yang tentunya berkaitan dengan relasi kuasa.
Libby juga mengajak masyarakat untuk aktif menanggapi kasus kekerasan. Direktur Rumah Perempuan Kupang mendorong untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi berinisiatif dan berpartisipasi aktif dalam menentang kekerasan terhadap perempuan. Pemerintah diharapkan untuk memperkuat regulasi, perlindungan, serta memberikan dukungan anggaran agar sistem perlindungan terhadap perempuan menjadi lebih baik dan inovatif.
Bagi yang mengalami kekerasan, laporan dapat dilakukan ke Rumah Perempuan melalui nomor HP 081-333-999-514 atau mengunjungi lokasi di Jalan Timor Raya KM 14, Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.














