Dukung Keberlanjutan Kewirausahaan Sosial, UNWIRA Kupang Gelar Seminar Internasional

Social Enterpreneurship in the Global Era : From Local Impact to Global Change

Seminar internasional bertema "Social Enterpreneurship in the Global Era : From Local Impact to Global Change".

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || INTERNASIONAL – Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang dalam jejaring kolaborasi bersama The Association of Southeast and East Asian Catholic Colleges and Universities (ASEACCU) menggelar sebuah seminar internasional bertema “Social Enterpreneurship in the Global Era : From Local Impact to Global Change”.

Bertempat di aula St. Paulus Rektorat UNWIRA Kampus Penfui pada Selasa (28/10), seminar tersebut diselenggarakan secara hybrid dalam rangka memperingati Dies Natalis Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UNWIRA.

Sejumlah pemateri yang dihadirkan dalam seminar ini, antara lain Prof. Dr. I Putu Sugiartha Sanjaya, S.E., M.Si, Ak., CA dari Universitas Atmajaya Yogyakarta, Prof. Jenny Oliveros dari University of Saint Joseph Macau, Prof. Ryadi Adityavarman dari Colorado State University, dan Hanna Keraf – Chief Officer & Partnership Du Anyam/Krealogi.

Dalam pemaparannya, dengan topik “The Role of Higher Education Institutions in Supporting Social Enterpreneurs in the Digital Era” (Peran Institusi Pendidikan Tinggi dalam Mendukung Kewirausahaan Sosial di Era Digital), Prof. Sanjaya menyebut bahwa lembaga pendidikan tinggi, termasuk UNWIRA dalam upayanya menunjang keberlanjutan kewirausahaan sosial, harus membangun kolaborasi lintas sektor, baik dengan pihak pemerintah, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), perusahaan swasta, dan komunitas, serta instutusi pendidikan tinggi lainnya.

Sementara Prof. Jenny yang mempresentasikan materi tentang “Drivers of Social Enterprises in Macao and the Dominance of the Hybrid Model” (Pendorong Perusahaan Sosial di Makau dan Dominasi Model Hybrid), berbagi praktik baik seputar pergerakan kewirausahaan sosial di Makau yang banyak memberdayakan kaum disabilitas dan para lansia.

Hanna Keraf, pelaku kewirausahaan sosial yang selama 11 tahun telah menggerakkan perekonomian kelompok perempuan penganyam, menjelaskan tentang skema kewirausahaan yang dibangunnya dan dampak keberlanjutan sosial yang tidak hanya menyentuh kehidupan pribadi para pekerja, tetapi juga keluarga dan komunitas mereka.

Adapun seminar ini melibatkan civitas akademika FEB UNWIRA, baik yang hadir secara langsung maupun melalui platform daring.