Gen-Z di Ruang Dosen, Agnes Ceritakan Proses Menemukan Karier Akademik

Gen-Z di Ruang Dosen Membawa Perubahan atau Cuma Ikut Tren?

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Radio TIRILOLOK menggelar talkshow Gen-Z Bicara mengangkat tema “Gen-Z di Ruang Dosen Membawa Perubahan atau Cuma Ikut Tren?” bersama Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Nusa Cendana (UNDANA) Kupang, Agnes L.I. Nggili, pada Rabu, (29/7/2026), di Studio Radio TIRILOLOK.

Dalam dialog interaktif, Agnes menceritakan perjalanan menentukan jurusan kuliah hingga akhirnya menjadi dosen Ilmu Komunikasi.

Seleksi masuk perguruan tinggi saat itu masih menggunakan sistem UTBK dengan hasil nilai diumumkan terlebih dahulu sebelum peserta menentukan pilihan program studi.

Sebelum memilih jurusan, Agnes berdiskusi bersama orang tua. Saran yang diberikan mengarah pada profesi guru karena sebagian besar anggota keluarga berkarier sebagai tenaga pendidik.

Hasil UTBK menunjukkan nilai Geografi menjadi salah satu yang tertinggi, bahkan mendekati angka 800. Kondisi tersebut membuat pilihan pertama diarahkan ke Pendidikan Geografi.

Pilihan kedua kemudian jatuh pada Ilmu Komunikasi setelah memperoleh masukan dari teman serta dukungan keluarga yang menilai bidang tersebut memiliki prospek kerja luas di berbagai sektor.

Meski sempat memperkirakan peluang terbesar berada pada Pendidikan Geografi berdasarkan nilai ujian, hasil seleksi justru mengantarkan Agnes ke Program Studi Ilmu Komunikasi.

Memasuki dunia perkuliahan, Agnes mengaku masih asing dengan bidang komunikasi dan belum memahami potensi yang dimiliki. Proses adaptasi berlangsung cukup lama hingga akhirnya memperoleh arahan dari almarhum dosen yang menyarankan mengambil konsentrasi Jurnalistik.

Saran tersebut sempat menimbulkan keraguan karena pengetahuan mengenai jurnalistik masih sangat terbatas. Namun setelah mendalami bidang tersebut, Agnes mulai menyadari kemampuan menulis dan berkomunikasi yang selama ini belum disadari.

Menurut Agnes, konsentrasi Jurnalistik memiliki tantangan besar, terutama karena banyaknya tugas dan tuntutan menyelesaikan pekerjaan sesuai tenggat waktu. Meski demikian, tantangan tersebut mampu dilalui hingga berhasil menyelesaikan studi pada konsentrasi Jurnalistik.

Pengalaman tersebut menjadi titik balik yang mempertemukan Agnes dengan bidang yang sesuai minat dan kemampuan.

Perjalanan bermula dari pilihan kedua saat mendaftar kuliah, kemudian berkembang menjadi karier sebagai akademisi dan dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Nusa Cendana Kupang.