Gubernur NTT Resmikan Gerai NTT Mart by Dekranasda Kabupaten Nagekeo

Melki Laka Lena menegaskan bahwa "kehadiran NTT Mart merupakan bagian dari perubahan besar dalam membangun ekosistem ekonomi kerakyatan."

Mbay, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, meresmikan Gerai NTT Mart by Dekranasda Kabupaten Nagekeo yang berlokasi di Mbay, Senin (26/1/2026) malam. Peresmian ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi NTT dalam membangun ekosistem ekonomi kerakyatan yang konkret dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus, Plh. Sekretaris Daerah Provinsi NTT Flori Rita Wuisan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT Zeth Soni Libing, Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi NTT Selfi H. Nange, Kepala Biro Hukum Setda Provinsi NTT Oder Maks Sombu, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Nagekeo, Pimpinan Perangkat Daerah Kabupaten Nagekeo, serta unsur Forkopimda Kabupaten Nagekeo.

Dalam sambutannya, Gubernur NTT Melki Laka Lena menegaskan bahwa kehadiran NTT Mart merupakan bagian dari perubahan besar dalam membangun ekosistem ekonomi kerakyatan di NTT.

“Kita sedang membuat perubahan dalam ekosistem ekonomi kerakyatan di NTT agar menjadi gerakan yang konkret. Produk-produk masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan tempat di pasar, kini memiliki ruang pemasaran yang layak, strategis, dan bermartabat di NTT Mart ini,” ujar Gubernur Melki.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Melki juga mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjadi konsumen utama produk IKM dan UMKM lokal.

“Pembeli yang sudah pasti adalah ASN. Kita harus menjadi pendukung dan pembeli utama produk IKM. Setiap ASN diharapkan berbelanja produk lokal minimal Rp100 ribu per bulan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa produk-produk unggulan daerah seperti One Village One Product (OVOP) dan One Community One Product (OCOP) diharapkan dapat masuk dan dipasarkan melalui NTT Mart.

Sementara itu, Bupati Nagekeo Simplisius Donatus menyampaikan bahwa kehadiran NTT Mart merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi dan kekayaan budaya lokal Kabupaten Nagekeo agar dapat dikenal dan dipasarkan secara lebih luas.

“Kehadiran NTT Mart bukan sekadar langkah strategis, tetapi merupakan kebijakan besar yang hanya dapat dilakukan oleh pemimpin dengan keberanian dan wawasan yang luas,” ujar Bupati Simplisius.

Ia menegaskan bahwa masyarakat Nagekeo memiliki kekayaan potensi dan budaya lokal yang besar, dan kehadiran pemerintah menjadi bagian penting dalam menjaga, melestarikan, serta mengembangkan potensi tersebut demi kesejahteraan masyarakat.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT Zeth Soni Libing menyampaikan bahwa saat ini terdapat 31 pelaku IKM yang tergabung dalam NTT Mart by Dekranasda Kabupaten Nagekeo, dengan total 1.464 produk dari 158 jenis produk.

Ia berharap NTT Mart by Dekranasda Kabupaten Nagekeo dapat terus bertumbuh, berkembang, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat Kabupaten Nagekeo