Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Radio TIRILOLOK mengadakan talkshow VIRAL NTT dengan topik “Perjalanan Perempuan NTT Menuju Diri Sendiri” pada Sabtu, (8/8/2026), di Studio Radio TIRILOLOK.
Acara Talkshow menghadirkan Sisilia Tunga, alumni Vanderbilt University, Amerika Serikat, dan Katrin Mare, pemilik Pulang Studio, sebagai narasumber.
Dalam dialog interaktif, Sisilia Tunga membagikan perjalanan pendidikan dan pengalaman profesional yang membawanya melanjutkan studi di Amerika Serikat.
Sisilia Tunga mengawali pendidikan sarjana pada bidang Pendidikan Bahasa Inggris. Setelah menyelesaikan pendidikan, perjalanan profesional berlanjut sebagai guru taman kanak-kanak di salah satu sekolah swasta di Kota Kupang.
Sekolah tempat bekerja menggunakan kurikulum Amerika Serikat yang memberikan ruang bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus. Selama sekitar empat tahun mengajar, Sisilia Tunga kerap menemukan anak-anak dengan kebutuhan belajar yang beragam.
Pengalaman tersebut kemudian mendorong munculnya keinginan untuk memperdalam pengetahuan mengenai pendidikan khusus.
Berbagai bidang pendidikan mulai dipelajari, mulai dari psikologi sekolah, psikologi pendidikan, hingga pendidikan anak usia dini.
Setelah mempertimbangkan berbagai pilihan, bidang pendidikan khusus atau special education dinilai paling sesuai dengan kebutuhan dan pengalaman yang ditemui selama mengajar.
Keinginan melanjutkan studi ke Amerika Serikat sebenarnya telah muncul sejak masa sekolah menengah. Pengalaman mengikuti seleksi program pertukaran pelajar yang belum berhasil tidak menghilangkan keinginan untuk melanjutkan pendidikan di negara tersebut.
Dalam pencarian program studi, Sisilia Tunga kemudian menemukan Vanderbilt University yang memiliki program pendidikan khusus dengan reputasi yang sangat baik. Pilihan tersebut akhirnya menjadi tujuan pendidikan lanjutan.
Sementara itu, Katrin Mare membagikan perjalanan pribadi dalam menerima dan merawat rambut keriting. Pengalaman tersebut bermula dari lingkungan yang belum sepenuhnya memberikan ruang positif terhadap karakteristik rambut keriting.
Kondisi tersebut sempat memengaruhi rasa percaya diri dan membuat Katrin Mare merasa kurang nyaman dengan penampilan. Pengalaman tersebut bahkan berpengaruh pada keberanian untuk tampil dan menyampaikan pendapat di lingkungan pendidikan.
Pergumulan terhadap penampilan kemudian berlangsung selama bertahun-tahun. Selama sekitar 15 tahun, Katrin Mare rutin meluruskan rambut. Perawatan yang dilakukan secara berkala akhirnya menyebabkan kondisi rambut mengalami kerusakan.
Sebuah pengalaman di salon menjadi titik penting dalam perjalanan tersebut. Kondisi rambut yang sudah rusak membuat perawatan pelurusan tidak lagi dapat dilanjutkan.
Keadaan tersebut kemudian mendorong Katrin Mare mencoba kembali merawat rambut keriting secara alami.
Pada tahap awal, keterbatasan informasi mengenai perawatan rambut keriting di Indonesia menjadi tantangan tersendiri.
Berbagai informasi kemudian dicari melalui internet, termasuk dari sumber-sumber di luar negeri yang membagikan pengetahuan mengenai perawatan rambut keriting.
Keterbatasan produk perawatan rambut keriting di Indonesia juga mendorong proses belajar secara mandiri.
Berbagai bahan dan produk dicoba untuk menemukan cara perawatan yang sesuai.
Ketertarikan tersebut kemudian berkembang menjadi gagasan untuk membuka usaha.
Pada tahun 2020, muncul gagasan bersama saudara untuk mempelajari perawatan rambut keriting dengan kemungkinan membuka salon khusus.
Pada saat itu, latar belakang pekerjaan Katrin Mare berada di sektor perbankan, sementara saudara yang terlibat dalam proses tersebut sedang menempuh pendidikan biologi. Latar belakang yang berbeda tidak menghalangi proses untuk terus belajar.
Katrin Mare kemudian mulai membagikan pengalaman mengenai perawatan rambut keriting melalui media sosial. Berbagai informasi yang dibagikan membuka hubungan dengan pemilik produk perawatan rambut keriting di Indonesia.
Setelah mencoba berbagai produk dan memperdalam pengetahuan mengenai perawatan rambut keriting, muncul keyakinan untuk mengembangkan gagasan tersebut secara lebih serius.
Pilihan untuk memulai usaha di Kupang juga menjadi bagian penting dalam perjalanan tersebut.
Katrin Mare menilai sesuatu yang unik dan berbeda tidak harus selalu berkembang dari kota besar. Kota Kupang dinilai memiliki peluang untuk menjadi tempat tumbuhnya usaha dan gerakan yang membawa perubahan.
Melalui talkshow VIRAL NTT, perjalanan Sisilia Tunga dan Katrin Mare memperlihatkan bahwa pengalaman pribadi, pendidikan, keberanian mengambil peluang, serta proses menerima diri dapat menjadi bagian dari perjalanan menuju kehidupan yang lebih bermakna.














