Kenang 150 Tahun, SVD Timor Gelar Prosesi Salib Misi dan Kitab Suci menuju Lahurus

Paroki St. Petrus Lahurus merupakan paroki perdana yang menerima kehadiran misionaris SVD, Pater Petrus Nyen, SVD pada tanggal 1 Maret 1913.

Prosesi Salib Misi dan Kitab Suci Memperingati 150 Tahun SVD

Atambua, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Dalam rangka mengenang kembali misi perdana SVD di Indonesia, anggota Provinsi SVD Timor menggelar prosesi Salib Misi dan Kitab Suci menuju Paroki St. Petrus Lahurus pada Sabtu, (06/09). Paroki St. Petrus Lahurus merupakan paroki perdana yang menerima kehadiran misionaris SVD, Pater Petrus Nyen, SVD pada tanggal 1 Maret 1913.

Perjalanan prosesi dimulai dari Rumah Induk SVD Timor di Nenuk, kemudian menuju Paroki Katedral St. Maria Imaculata Atambua dan berakhir di Paroki St. Petrus Lahurus. Di Rumah Induk Nenuk, prosesi dibuka dengan ibadat singkat yang dipimpin oleh Pater Roni Dae Soro, SVD.

Sebelum ibadat, Pater Sal Towari, SVD menceritakan seluruh proses perjalanan ziarah pada kesempatan itu. Ia menjelaskan bahwa prosesi Salib Misi dan Kitab Suci dalam rangka merayakan 150 tahun adalah momen mengenang kembali bagaimana perjalanan para misionaris perdana datang ke Lahurus. Berangkat dari Komunitas Induk Nenuk, Salib Misi dan Kitab Suci diarak menuju Paroki Katedral sambil mendoakan devosi kepada Hati Kudus Yesus. Dalam penjelasannya, Pater Sal menekankan devosi kepada Hati Kudus Yesus sebagai devosi yang selalu dibuat oleh Bapa Pendiri St. Arnoldus Janssen ketika mendirikan dan memimpin tiga kongregasi misi.

Lebih lanjut, P. Vincent Wun ,SVD sebagai Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Atambua menjelaskan Katedral sebagai tempat singgah prosesi Salib Misi dan Kitab Suci. Bagi Pater Vincent, di Katedral, terdapat dua rumah peristirahatan terakhir dari kedua misionaris di Pulau Timor, yang menggambarkan identitas SVD yang berkarya di Gereja lokal dengan bentuk pelayanan dan cinta yang mereka bagikan.

Berangkat dari Paroki Katedral, Salib Misi dan Kitab Suci diarak menuju Paroki Lahurus. Di Lahurus, Salib Misi dan Kitab Suci serta para peserta prosesi diterima dengan tarian Likurai Lahurus dan sapaan adat penerimaan serta pengalungan Provinsial SVD dan SSpS dan anggota dewan yang hadir.

Provinsial SVD Timor, Br. Salomon Leki, SVD dalam dialog interaktif bersama Radio Tirilolok mengatakan bahwa Lahurus merupakan tempat bersejarah bagi seluruh kehidupan SVD yang berlangsung hingga saat ini. Dia mengharapkan agar anggota SVD Timor mesti menghidupi spirit yang telah diletakkan oleh misionaris awal di Lahurus. Ia juga berpesan agar misi SVD di Pulau Timor dapat terus berjalan dan berkembang dengan lebih baik ke depannya. Usia yang panjang mesti menghadirkan kualitas diri yang lebih baik lagi, baik dalam misi pendidikan, pastoral Gereja maupun pertanian, perbengkelan dan peternakan.

Prosesi Salib Misi dan Kitab Suci ditutup dengan Ekaristi bersama dan dilanjutkan dengan mengunjungi tempat Mgr. Gabriel Manek, SVD.