Kreasi Perempuan Menggerakkan UMKM Lokal

Any juga turut mendukung kaum perempuan untuk lebih mandiri secara ekonomi dan tidak hanya bergantung pada peran domestik.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Ketua Persaudaraan Wanita Tionghoa Indonesia (Perwanti) NTT, Any Liyanto, menyatakan organisasi yang dipimpinnya terus mendorong peran perempuan agar lebih mandiri, terutama melalui kegiatan sosial dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hal itu disampaikan Any saat ditemui pada kegiatan Lampion Food Street Market 2026, Jumat (6/3), di Jalan El Tari, Kota Kupang.

Any menjelaskan, Perwanti NTT baru terbentuk sekitar dua tahun lalu. Meski jumlah anggota cukup banyak, kegiatan organisasi sehari-hari dijalankan oleh delapan orang panitia inti.

“Persiapan kegiatan biasanya kami kerjakan oleh delapan orang panitia inti, terdiri dari ketua, wakil ketua, sekretaris, dan anggota. Kami memang punya banyak anggota, tetapi setiap ada event, delapan orang ini yang terlibat langsung,” ujarnya.

Menurut Any, program utama Perwanti lebih banyak berfokus pada kegiatan sosial, khususnya bakti sosial serta sosialisasi terkait pemberdayaan perempuan.

“Program kami kebanyakan bakti sosial, kemudian kegiatan sosialisasi tentang perempuan dan kegiatan sosial lainnya,” katanya.

Ia menegaskan, Perwanti merupakan organisasi yang beranggotakan perempuan. Sementara organisasi pria berada dalam wadah Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI).

Pada perayaan Lampion Food Street Market tahun ini, Perwanti turut ambil bagian dengan melibatkan pelaku UMKM dalam kegiatan bazar.

“Kami ikut memeriahkan kegiatan ini dengan membuka stand UMKM. Ia juga melibatkan banyak pelaku UMKM untuk membantu memasarkan produk mereka,” jelasnya.

Any menilai kegiatan yang melibatkan berbagai komunitas seperti ini penting untuk memperkuat keharmonisan masyarakat yang beragam.

“Kegiatan seperti ini sangat bagus karena kita hidup dalam keberagaman. Banyak paguyuban dari berbagai suku dan daerah ikut terlibat, sehingga kita bisa menunjukkan bahwa masyarakat hidup rukun dalam keberagaman di NKRI,” ujarnya.

Sebagai Ketua Perwanti NTT, Any juga turut mendukung kaum perempuan untuk lebih mandiri secara ekonomi dan tidak hanya bergantung pada peran domestik.

“Perempuan sekarang harus mandiri. Jangan hanya berpikir sebagai ibu rumah tangga seperti dulu. Suami dan istri harus bersinergi. Perempuan juga harus bisa berkarya dan membantu ekonomi keluarga,” pungkasnya.