Thimoteus Anin Pengabdi Setia Radio TIRILOLOK Suara Verbum

Almarhum wafat pada usia 75 tahun.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Duka mendalammenyelimuti keluarga besar Radio TIRILOLOK Suara Verbum atas wafatnya Thimoteus Anin, sosok sederhana yang mengabdikan hidup selama puluhan tahun.

Thimoteus Anin meninggal dunia di Kota Kupang pada Rabu, (27/5/2026), setelah mengalami sakit karena faktor usia. Almarhum wafat pada usia 75 tahun. Lahir di Bonleu, Timor Tengah Selatan, pada 26 Januari 1951.

Semasa hidup, Bung Timo dikenal sebagai pribadi pekerja keras, tenang, dan rendah hati.

Sebelum memasuki masa pensiun pada 2011, pengabdian panjang dijalani di Radio TIRILOLOK Suara Verbum dengan tugas terakhir sebagai pengemudi kendaraan operasional.

Meski bekerja jauh dari sorotan, peran Matheos menjadi bagian penting dalam perjalanan Radio TIRILOLOK. Rekan kerja dan keluarga mengenal sosok pendiam dengan kepedulian besar terhadap sesama. Kesederhanaan dan ketulusan meninggalkan kesan mendalam bagi banyak orang.

Dalam wawancara melalui sambungan telepon pada Jumat (29/5/2026), Salah Satu Crew, Cornelis Kun Kiik mengenang sosok Thimoteus Anin yang telah dikenal sejak mulai bekerja di Radio TIRILOLOK pada tahun 1992.

Panggilan akrab Bung Timo melekat di lingkungan kerja. Sosok ramah dan penuh canda dikenal luas di kalangan rekan-rekan kerja. Semangat kerja tinggi terlihat dalam berbagai tugas yang dijalani.

Selain bertugas sebagai sopir operasional pada masa pelayanan Pater Piet Manehat hingga pensiun pada 2011, berbagai pekerjaan lain turut dikerjakan, mulai dari membersihkan rumput hingga membantu kebutuhan teknis radio.

Pada kegiatan siaran luar, kehadiran selalu lebih awal untuk menjemput dan mengantar perlengkapan maupun kru. Kesetiaan terhadap pekerjaan menjadi bagian yang paling dikenang.

Kemampuan di bidang kelistrikan dan otomotif juga dimiliki dengan baik. Tidak jarang, warga datang meminta bantuan memperbaiki kendaraan lama karena keahlian sebagai montir sudah dikenal luas.

Di lingkungan kerja, hubungan dengan sesama karyawan terjalin tanpa sekat.

Rekan-rekan yang lebih muda merasa dekat dan nyaman, meski rasa hormat sebagai sosok yang lebih tua tetap terjaga.

Banyak kenangan baik tertinggal selama masa kebersamaan bersama almarhum.

Selamat jalan Thimoteus Anin. Doa dan salam kasih menyertai seluruh keluarga tercinta.