Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Jalan setapak di tengah hutan tidak menjadi penghalang bagi RD Yoskim Konis. Dengan mengenakan busana pastoral, pastor rekan Paroki Santo Fransiskus dari Asisi Kolhua, Kota Kupang, itu berjalan menembus rimbunnya pepohonan untuk mengunjungi umat di Stasi Santo Agustinus Bello, Senin (14/9/2026) sore.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program kunjungan pastor ke rumah tangga, yang dilakukan dengan mendatangi umat secara langsung dari rumah ke rumah.
Bagi RD Yoskim, pelayanan pastoral tidak hanya berlangsung di dalam gereja, tetapi juga hadir di tengah kehidupan sehari-hari umat.
Langkahnya menyusuri jalan tanah yang dikelilingi pepohonan dan semak belukar menjadi gambaran sederhana tentang semangat pelayanan tersebut.
Medan yang tidak mudah justru dilalui untuk menjumpai keluarga-keluarga umat yang berada di wilayah Stasi Santo Agustinus Bello.
Kehadiran pastor di rumah umat bukan sekadar kunjungan formal. Pertemuan itu menjadi ruang untuk menyapa, mendengarkan, mengetahui keadaan keluarga, serta menguatkan kehidupan iman umat.
Program tersebut juga memperlihatkan bahwa gereja berusaha mendekatkan pelayanan kepada umat, terutama keluarga-keluarga yang berada jauh dari pusat kegiatan paroki.
Di tengah perjalanan melewati hutan, sosok RD Yoskim yang akrab di sapa Romo Kim, berjalan seorang diri dengan langkah hati-hati seolah menjadi gambaran bahwa pelayanan pastoral tidak mengenal jarak dan medan.
Bagi umat Bello, kunjungan pastor dari rumah ke rumah bukan hanya tentang kehadiran seorang imam. Lebih dari itu, kunjungan tersebut menjadi tanda bahwa setiap keluarga tetap diperhatikan dan menjadi bagian penting dari kehidupan Gereja.
Dari jalan setapak di tengah hutan, pelayanan itu menemukan maknanya: pastor datang bukan hanya untuk berbicara tentang iman, tetapi untuk hadir dan berjalan bersama umat.














