Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Universitas Nusa Cendana (UNDANA) Kupang menggelar konferensi pers bersama wartawan di ruang rapat Rektor pada Jumat, (4/7/2025). Dalam kesempatan tersebut, pihak universitas menyampaikan kabar menggembirakan: UNDANA resmi menjadi salah satu universitas mitra dalam program beasiswa afirmasi dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Rektor Universitas Nusa Cendana (UNDANA) Kupang, Prof. Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc., menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan pemerintah kepada UNDANA melalui program LPDP menjadi bentuk pengakuan atas komitmen lembaga dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
UNDANA juga menjawab harapan banyak mahasiswa dan guru di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S2 maupun S3.
Melalui program afirmasi, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi serta Kementerian Keuangan, membuka akses lebih luas bagi masyarakat di wilayah terluar untuk mengakses pendidikan pascasarjana. UNDANA dianggap layak menerima kepercayaan setelah melalui berbagai tahapan peningkatan mutu institusi, termasuk perbaikan akreditasi program studi dan institusi secara keseluruhan.
Selain letaknya yang strategis di kawasan 3T, UNDANA juga telah mengantongi akreditasi unggul pada tingkat institusi. Beberapa fakultas dan program studi bahkan telah meraih pengakuan di tingkat internasional.
Keikutsertaan UNDANA dalam program afirmasi beasiswa LPDP juga menjadi jawaban bagi para guru dan tenaga pendidik di NTT, khususnya yang ingin melanjutkan studi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Program beasiswa LPDP membuka peluang besar bagi mereka yang mengalami permasalahan untuk akses dan pembiayaan.
Capaian luar biasa merupakan hasil dari proses panjang dan konsisten dalam memperbaiki kualitas pendidikan. Setelah memenuhi berbagai indikator mutu yang ditetapkan, UNDANA mengajukan permohonan kebijakan afirmasi kepada LPDP dan mendapat respons positif.
Wakil Rektor I Undana, Prof. Dr. drh. Annytha I.R. Detha, M.Si., menjelaskan bahwa diketahui terdapat delapan program studi S2 dan dua program studi S3 di Undana yang telah memenuhi kriteria untuk menerima dukungan beasiswa dari LPDP. Program studi tersebut telah lolos penilaian akreditasi minimum yang menjadi syarat utama. Sementara itu, beberapa program lain masih dalam proses peningkatan akreditasi agar dapat mengikuti skema serupa di masa mendatang.
UNDANA optimis untuk terus memperluas cakupan program studi yang dapat menerima beasiswa afirmasi. Upaya peningkatan akreditasi program terus dilakukan agar seluruh fakultas bisa memberikan akses yang sama terhadap beasiswa.
Berdasarkan informasi resmi dari laman LPDP, UNDANA akan berpartisipasi dalam pendaftaran Batch 2, yang dibuka sejak tanggal (27/6) hingga (31/7/2025). Calon mahasiswa dapat segera melakukan registrasi di UNDANA, kemudian pihak kampus akan melakukan proses evaluasi dan menerbitkan Letter of Offer for Admission (LOOA) sebagai syarat utama untuk mendaftar beasiswa LPDP.
Dalam proses seleksi, UNDANA memastikan seluruh tahapan dilakukan secara profesional dan sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan LPDP. Evaluasi calon mahasiswa dilakukan dengan mengacu pada indikator kualitas akademik dan potensi kontribusi pascasarjana tersebut terhadap pengembangan daerah.
LPDP sendiri membuka kuota yang luas tanpa batasan jumlah selama seluruh pelamar memenuhi kriteria yang telah ditentukan. Pendaftaran dilakukan setiap semester, baik ganjil maupun genap, sehingga memberi fleksibilitas waktu bagi para pelamar.
UNDANA terus memperkuat kualitas institusi sebagai bentuk tanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan. Meskipun belum semua program studi memiliki akreditasi unggul, upaya untuk meningkatkan mutu secara berkelanjutan tetap menjadi prioritas utama. Reakreditasi akan terus diupayakan agar setiap program dapat memberikan layanan pendidikan yang setara dan berkualitas tinggi.
Selain jalur afirmasi untuk sepuluh program studi, UNDANA juga membuka akses beasiswa jalur reguler yang hingga saat ini baru tersedia untuk dua program: Ilmu Lingkungan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat. Beasiswa diperuntukkan khusus bagi calon mahasiswa baru di jenjang S2 dan S3, dan belum tersedia bagi mereka yang sedang menempuh perkuliahan.














