Peringati 100 Tahun Minggu Misi Sedunia, Umat Diajak Perkuat Iman dan Kepedulian

Misi Kerajaan Allah harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan hanya melalui perkataan.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Umat Katolik di Kapela YMY Liliba, merayakan Hari Minggu Misi Sedunia ke-100 melalui Perayaan Ekaristi pada Minggu, (18/10/ 2026).

Perayaan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat iman dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Romo Sintus Egi, Pr.

Dalam homilinya, Romo Sintus mengajak umat memperluas misi Kerajaan Allah melalui penghayatan iman, keteladanan, dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Misi Kerajaan Allah harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan hanya melalui perkataan. Setiap orang dipanggil untuk menghadirkan kebaikan dan kasih bagi sesama,” ujarnya.

Romo Sintus juga menekankan pentingnya menjalankan tanggung jawab secara benar, terutama bagi pemegang kekuasaan dan pemimpin dalam berbagai bidang kehidupan. Menurutnya, kekuasaan harus digunakan untuk kepentingan bersama, bukan demi keuntungan pribadi atau kelompok tertentu.

Ia menegaskan bahwa kepemimpinan yang bertanggung jawab perlu ditunjukkan melalui sikap adil, kejujuran, dan kepedulian terhadap masyarakat. Pelaksanaan misi, katanya, membutuhkan keterlibatan seluruh umat melalui pelayanan dan perbuatan baik.

Selain itu, umat diajak membangun kehidupan yang berlandaskan iman serta mampu mengendalikan diri ketika menghadapi berbagai tantangan. Sikap tenang dan bijaksana diperlukan agar seseorang tidak mudah dikuasai kemarahan maupun kepanikan.

“Iman perlu diwujudkan dalam sikap hidup sehari-hari. Melalui perbuatan baik, kepedulian, dan pelayanan, umat dapat mengambil bagian dalam mewartakan nilai-nilai Injil,” kata Romo Sintus.

Perayaan Hari Minggu Misi Sedunia ke-100 menjadi momentum bagi umat Katolik untuk memperbarui komitmen dalam mewartakan Injil melalui kehidupan yang bertanggung jawab dan penuh kepedulian.

Melalui perayaan tersebut, umat diharapkan semakin aktif menghadirkan kasih, kebaikan, dan keadilan dalam keluarga, lingkungan gereja, serta masyarakat luas.