Reses di Baobolak: DPRD Lembata Komitmen Wujudkan Aspirasi Masyarakat

Kegiatan reses menjadi wadah penting bagi warga untuk menyampaikan aspirasi pembangunan desa.

Lewoleba, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Suasana hangat dan penuh antusiasme mewarnai Aula Desa Baobolak, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu (28/5/2025) pagi. Masyarakat setempat berkumpul untuk mengikuti kegiatan reses yang diadakan oleh Anggota DPRD Kabupaten Lembata dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV, Bapak Florentinus Ola Kia, S.T. Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi warga untuk menyampaikan aspirasi, kebutuhan, dan harapan mereka secara langsung kepada wakil rakyat.

Acara yang dimulai pukul 09.00 WITA ini dihadiri oleh seluruh lapisan masyarakat Desa Baobolak, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, perangkat desa, hingga perwakilan pemuda. Kehadiran para mahasiswa yang tengah menjalankan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang juga menambah semarak dan memberikan perspektif segar dalam diskusi pembangunan desa.

Dalam sambutannya, Bapak Florentinus Ola Kia, S.T., menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat dan menjelaskan berbagai program kerja yang telah dan akan dilaksanakan di wilayah Dapil IV. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

“Reses ini adalah momen penting untuk mendengarkan langsung suara dari masyarakat. Aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan pertimbangan utama dalam penyusunan kebijakan dan program kerja ke depan,” ujar Bapak Florentinus.

Sesi dialog interaktif menjadi puncak acara. Masyarakat berkesempatan menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi, mulai dari perekonomian, infrastruktur jalan yang rusak, keamanan akses air bersih, minat dan bakat, hingga kebutuhan peningkatan kualitas pendidikan dan kemanan di jalan.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bapak Florentinus berjanji akan memperjuangkan perbaikan infrastruktur jalan di Desa Baobolak dalam forum DPRD. Ia juga mengapresiasi masukan-masukan lain yang konstruktif dan berjanji akan menindaklanjutinya dengan instansi terkait.

Kehadiran mahasiswa MBKM UNWIRA Kupang memberikan nilai tambah dalam kegiatan reses ini. Selain mendokumentasikan seluruh rangkaian acara, mereka juga memberikan analisis dan rekomendasi berdasarkan kajian akademis terkait potensi dan tantangan pembangunan di Desa Baobolak.

Kegiatan reses ini diakhiri dengan penegasan komitmen dari Bapak Florentinus Ola Kia, S.T., untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat Desa Baobolak. Ia berharap, sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Reses ini bukan hanya sekadar agenda rutin, tetapi juga wujud nyata dari representasi rakyat yang responsif dan bertanggung jawab. Dengan mendengarkan langsung suara masyarakat, diharapkan kebijakan yang dihasilkan akan lebih tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi pembangunan Desa Baobolak.