Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Universitas Muhammadiyah Kupang (UMKOE) resmi mewisuda 167 lulusan pada Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-36 dan Pascasarjana ke-2 Tahun 2026.
Prosesi berlangsung khidmat di Aula Utama Kampus UMKOE pada Kamis, (4/6/2026).
Dalam wawancara bersama Radio TIRILOLOK, salah satu wisudawati Program Studi Akuntansi, Yulinda, S.Ak., menyampaikan apresiasi kepada pimpinan universitas, dosen, dan seluruh tenaga kependidikan atas dukungan selama masa studi. Kesempatan menempuh pendidikan melalui program kelas ekstensi sambil bekerja dinilai menjadi pengalaman berharga yang didukung penuh oleh para dosen.
Menurut Yulinda, ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sangat relevan dengan bidang pekerjaan pada sektor pengelolaan keuangan daerah. Selain memperdalam akuntansi publik, penelitian yang dilakukan mengangkat tema pengaruh sistem pengendalian internal pemerintah dan kompetensi sumber daya manusia terhadap efektivitas pengelolaan keuangan daerah pada Badan Keuangan Daerah Kota Kupang.
Ke depan, Yulinda berharap UMKOE terus meningkatkan kualitas pelayanan akademik serta memperkuat komunikasi antara dosen dan mahasiswa guna menciptakan lingkungan belajar yang semakin kondusif.
Sementara itu, lulusan terbaik Program Magister Sosiologi angkatan kedua, Herman Menno, S.Pd., M.Sos., berharap Universitas Muhammadiyah Kupang semakin berkembang dan mampu melahirkan lulusan yang berdaya saing, baik di lingkungan pemerintahan maupun berbagai sektor profesional lainnya.
Guru Seni Rupa pada SMK Negeri 4 Kupang tersebut mengaku memilih melanjutkan studi di UMKOE karena akses yang mudah dijangkau serta suasana akademik yang menjunjung tinggi keberagaman.
Dukungan dosen selama proses perkuliahan turut menjadi alasan utama dalam menyelesaikan pendidikan pascasarjana.
Penelitian yang dilakukan Herman berjudul “Simbol dalam Tenun Ikat Perspektif Interaksionisme Simbolik terhadap Desain Tenun Ikat pada Karya Siswa di SMK Negeri 4 Kupang”. Kajian tersebut berangkat dari kekayaan motif tenun ikat Nusa Tenggara Timur yang mencapai ratusan ragam corak dengan nilai budaya yang tinggi.
Melalui penelitian tersebut, Herman berharap generasi muda semakin memahami makna filosofis yang terkandung dalam setiap motif tenun ikat sehingga warisan budaya Nusa Tenggara Timur dapat terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Wisuda UMKOE Tahun 2026 turut dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena, Kepala LLDIKTI Wilayah XV Prof. Dr. Andrianus Amheka, S.T., M.Eng., Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah NTT Mukhsin, S.Ag., M.H., serta Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof. Dr. H. Achmad Jainuri, M.A.














