Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL –Memasuki satu tahun masa kepemimpinannya, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena bersama Wakil Gubernur NTT, Johanis Asadoma memilih membuka ruang evaluasi secara terbuka kepada masyarakat.
Dalam pembukaan Diskusi Publik Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) terhadap satu tahun kinerja Melki–Johni, Jumat (20/2/2026),
Dalam sambutannya, Melki Laka Lena menyampaikan bahwa forum tersebut bukan ajang untuk merayakan keberhasilan, melainkan momentum untuk menguji kinerja pemerintahannya secara objektif.
Ia bahkan secara terbuka mempersilakan publik menyampaikan kritik maupun masukan terhadap program yang dinilai belum optimal.
“Kalau ada yang kurang, sampaikan. Kalau ada yang belum tepat sasaran, kita perbaiki. Pemerintah tidak anti kritik,” ujarnya di hadapan akademisi, aktivis, ASN, dan mahasiswa yang hadir.
Menurut Melki Laka Lena, survei kepuasan ini tidak boleh dipandang sebagai seremoni politik semata.
Ia memastikan data yang digunakan bersumber dari lembaga resmi pemerintah seperti Badan Pusat Statistik agar hasilnya kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami tidak ingin angka yang dibuat-buat hanya untuk mempercantik laporan,” ujarnya.
Pelaksanaan survei sendiri dipercayakan kepada Voxpol Center Research and Consulting yang dinilai memiliki rekam jejak riset yang presisi dan akuntabel.
Melki Laka Lena berharap hasil survei ini dapat dibedah secara objektif melalui diskusi publik, sehingga menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan dalam menentukan arah pembangunan NTT ke depan.
“Pemerintah akan terus berupaya mendorong percepatan pembangunan demi kehidupan ekonomi masyarakat yang lebih baik, terutama dalam menekan angka stunting dan kemiskinan ekstrem,” ujarnya.
Berdasarkan hasil survei yang dipaparkan, tingkat kepuasan masyarakat terhadap satu tahun kepemimpinan Melki–Johni tercatat mencapai 80,5 persen.














