Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Universitas Nusa Cendana (UNDANA) Kupang menggelar audiensi terkait pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahun 2025 di Gedung ICT Center UNDANA pada Rabu, (23/04/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor UNDANA, Prof. Dr. drh. Max U. E. Sanam, M.Sc; Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si; Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan, Prof. Dr. Paul G. Tamelan, M.Si; Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Siprianus Suban Garak, M.Sc; dan Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, ST., M.Eng. Turut hadir pula Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, Drs. Raynold A. Ludji Nguru, M.Si., serta Kepala LP3M, Dr. Ir. Jacob M. Ratu, M.Kes.
Pada UTBK tahun ini, tercatat sebanyak 11.441 peserta yang terdaftar, termasuk enam peserta penyandang disabilitas, yakni tiga tunarungu, satu tunanetra, satu tunadaksa, dan satu tunawicara. Jumlah peserta tahun ini meningkat sebesar 37% dibandingkan tahun 2024. Adapun kuota penerimaan mahasiswa baru di UNDANA tahun 2025 sebesar 6.735 orang.
Dalam sesi tanya jawab, Rektor UNDANA, Prof. Max, menyampaikan rasa syukur atas meningkatnya jumlah peminat yang mendaftar ke UNDANA. Menurutnya, hal ini menunjukkan semakin tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di UNDANA. Ia juga menambahkan bahwa peningkatan ini turut dipengaruhi oleh akreditasi institusi yang kini telah mencapai predikat “Unggul”, serta gencarnya promosi yang dilakukan secara daring maupun luring.
Lebih lanjut, Prof. Max menjelaskan bahwa kuota untuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) sebanyak 3.043 kursi. Oleh karena itu, peserta yang tidak lolos pada jalur SNBP masih memiliki kesempatan melalui jalur tes khusus atau jalur mandiri.
Terkait lonjakan jumlah peserta, Prof. Max menegaskan bahwa pihak universitas telah melakukan berbagai persiapan secara menyeluruh, baik dari sisi ruangan, waktu pelaksanaan, hingga prosedur pelaksanaannya, sehingga seluruh peserta dapat terakomodasi dengan baik. UNDANA juga bekerja sama dengan perguruan tinggi lain seperti Politeknik Negeri Kupang dan Politeknik Pertanian Kupang dalam penyediaan ruang ujian.
Sementara itu, Wakil Rektor I, Prof. Annytha, menjelaskan bahwa pelaksanaan UTBK telah dipersiapkan secara maksimal sesuai dengan Prosedur Operasional Baku (POB) dari pemerintah pusat. Ia menambahkan bahwa UNDANA juga telah menyiapkan sarana dan pengaturan yang ramah bagi penyandang disabilitas, baik dalam proses ujian maupun dalam sistem pembelajaran jika mereka diterima sebagai mahasiswa.
Lebih lanjut Prof. Annytha menyampaikan bahwa untuk mendukung kelancaran ujian, panitia telah dibentuk sejak satu bulan sebelumnya, dengan jumlah panitia sebanyak 70 orang dan 868 pengawas yang akan bertugas selama pelaksanaan ujian. Prof. Annytha juga mengingatkan peserta untuk memperhatikan persyaratan yang harus dibawa pada hari pelaksanaan ujian. Terdapat tujuh kesalahan yang tidak dapat ditoleransi, seperti tidak membawa dokumen penting, yang dapat menggugurkan keikutsertaan dalam ujian.
Wakil Rektor II, Prof. Paul G. Tamelan, menyampaikan bahwa dalam menghadapi lonjakan peserta, pihak UNDANA telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Hasil koordinasi tersebut menghasilkan keputusan untuk memperpanjang durasi pelaksanaan UTBK dari tujuh hari menjadi sembilan hari. Jumlah pengawas juga ditingkatkan, dan kementerian turut memberikan dukungan tambahan berupa dana pelaksanaan ujian.
Sementara itu Kepala LP3M UNDANA, Dr. Ir. Jacob M. Ratu, M.Kes, menyampaikan bahwa Lembaga Penjaminan Mutu telah ditugaskan langsung oleh Rektor untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap seluruh rangkaian pelaksanaan UTBK, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga penutupan. Langkah ini diambil guna memastikan pelaksanaan UTBK berjalan sesuai dengan standar mutu dan prosedur yang telah ditetapkan.
Setelah melaksanakan audiesnsi Rektor beserta jajarannya langsung meninjau proses pelaksanaan ujian di gedung ITC Center UNDANA.














