Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) lembaga perguruan tinggi di bawah naungan Yayasan Pendidikan Katolik Arnoldus (YAPENKAR) Kupang, kembali memperkuat pembangunan masyarakat dengan melepas 962 lulusan melalui Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka Wisuda Pascasarjana Angkatan XLVI dan Sarjana Angkatan LXXV pada Sabtu (26/9).
Berlangsung di Aula St. Maria Immaculata Kampus Penfui, agenda akbar tersebut menjadi wujud komitmen UNWIRA dalam meningkatkan mutu layanan akademik, kualitas pembelajaran, dan keberhasilan. Hal itu terbukti melalui presentase kuantitas lulusan UNWIRA yang dibarengi kualitas intelektualnya.
Rektor UNWIRA, P. Dr. Stefanus Lio, SVD, S.Fil., MA dalam sambutannya memaparkan, sebanyak 739 dari 949 lulusan jenjang Sarjana atau 77,87% mahasiswa pada tingkat S1 berhasil menyelesaikan studi tepat waktu dalam kurun 8 semester atau 4 tahun. Sementara 4 dari 13 jebolan Pascasarjana atau 30,77% mahasiswa pada level S2 menuntaskan program Magister dalam waktu tempuh 2 tahun atau 4 semester.
Bagi P. Stef, wisuda bukan merupakan akhir pendidikan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Dunia profesional sebutnya, tidak sekadar membutuhkan kompetensi, namun juga karakter, kemampuan beradaptasi, integritas, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.
Lebih lanjut, P. stef menegaskan bahwa di tengah perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan dewasa ini, terbuka berbagai peluang sekaligus tantangan baru. Untuk itu, ia menekankan pentingnya penguasaan teknologi tanpa kehilangan rasa kemanusiaan.
Rektor UNWIRA juga mengapresiasi semua pihak, yang terus mendukung eksistensi UNWIRA dalam mencetak generasi penerus bangsa, negara, dan gereja. Menurutnya kolaborasi berkelanjutan menjadi kunci penting untuk terus memastikan keberlangsungan pendidikan yang berintegritas di lingkungan UNWIRA.
Kepada para lulusan, ia menitipkan lima pesan penting. Pertama, ia mengundang mereka untuk tidak berhenti belajar. Kedua, P. Stef mendorong mereka untuk tidak takut terhadap perubahan. Ketiga, ia mengajak mereka untuk berani menciptakan nilai dan memecahkan persoalan dengan melahirkan lapangan pekerjaan baru. Keempat, ia menekankan keutamaan menjaga integritas. Dan kelima, ia meminta lulusan untuk tidak melupakan almamater, dengan terus memberikan sumbangsih terhadap kesinambungan UNWIRA.
Adapun sejumlah lulusan terbaik pada wisuda periode tersebut, yakni Ratna Eunike Kase, S.Psi., M.M dari Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis; Stefanus Bukifan, S.Ak dari Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis; Magdalena Wona Wea, S.Pd dari Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan; Dominiques Saviola Edo Djoka Jeraman, S.Ars dari Program Studi Arsitektur Fakultas Tekni; Aprilia Levriana Eka Putri Kuth, S.I.Kom dari Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik; Genoveva Sumanti, S.H dari Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum; Hilarius Tefa, S,Fil dari Program Studi Ilmu Filsafat Fakultas Filsafat; dan Rosina Krisnasari Ndoa, S.Si dari Program Studi Kimia Fakultas Sains dan Teknologi.














