Uskup Atambua Tahbiskan Lima Imam SVD, Tegaskan Panggilan sebagai Perutusan dan Pelayanan

Kelima imam baru yang menerima Sakramen Imamat tersebut yakni P. Yosef Mario Ambasan, SVD; P. Kanisius Bauk, SVD; P. Clitus Marselinus Hausufa, SVD; P. Febronius Meni Subun, SVD; dan P. Wilfridus Oki, SVD.

Lima Imam Baru SVD Ditahbiskan oleh Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku

Atambua, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Sebanyak lima Diakon Serikat Sabda Allah (Societas Verbi Divini / SVD) ditahbiskan menjadi Imam oleh Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku pada Kamis (01/10). Berlangsung di Biara St. Yosef Nenuk – Atambua, kelima imam baru yang menerima Sakramen Imamat tersebut yakni P. Yosef Mario Ambasan, SVD; P. Kanisius Bauk, SVD; P. Clitus Marselinus Hausufa, SVD; P. Febronius Meni Subun, SVD; dan P. Wilfridus Oki, SVD.

Dalam sambutannya mewakili para imam baru, P. Yosef M. Ambasan, SVD memaknai perayaan tahbisan tersebut sebagai perwujudan kasih Tuhan yang telah memanggil dan mengutus mereka. Baginya, panggilan imamat bukan tentang kekuatan manusia, melainkan kesetiaan Allah yang berkarya dalam diri umat pilihanNya.

Ia menyadari bahwa menjadi imam tidak sekadar mengenakan jubah, memimpin misa dan berkhotbah. Lebih dari itu, ia melihat perutusan imam sebagai kesempatan untuk memberikan hidup, mendengarkan sesama yang terluka, dan belajar untuk memiliki hati seperti Yesus yang penuh belas kasih.

P. Rio juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga, pendidik, formator, dan umat Allah yang telah memberikan dukungan selama proses formasi dari Seminari Menengah hingga Seminari Tinggi. Tak berhenti sampai di situ, ia mengundang umat untuk terus terlibat dalam karya misi mereka, melalui doa dan devosi berkelanjutan.

Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, S.T., yang mewakili pemerintah mengapresiasi kelima imam baru yang telah menyerahkan seluruh dirinya kepada Tuhan, dengan menyatakan kesediaan untuk melayani, berkorban dan menjadi berkat bagi sesama.

Ia menyoroti peran imam yang bukan hanya berkaitan dengan jabatan dalam gereja, tetapi penerimaan panggilan untuk mendampingi umat, menjadi teladan iman, dan menghadirkan kasih serta menunjukkan kerahiman Allah di tengah dunia.

Secara khusus, Pemerintah Kabupaten Belu sebutnya, memahami bahwa gereja memiliki posisi penting dalam membangun kehidupan masyarakat. Ia menekankan, pembangunan daerah bukan hanya berpusat pada infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan manusia yang beriman, berkarakter, memiliki kepedulian sosial, dan semangat hidup dalam persaudaraan.

Ia berharap, para imam baru itu dapat terus menjadi jembatan yang membawa damai dan menjadi poenggerak kepedulian terhadap mereka yang kecil, lemah, miskin, dan membutuhkan perhatian.

Sementara itu, Provinsial SVD Timor, P. Dismas Longginus Mauk, SVD menitikberatkan peristiwa tahbisan bukan merupakan akhir perjalanan. Sebaliknya, pentahbisan adalah awal perutusan, yang memberikan pelayanan dan tanggung jawab. Menurutnya, panggilan imamat tidak cukup hanya dirayakan di atas altar, melainkan panggilan itu harus terwujud dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai anggota SVD, P. Dismas berpesan kepada kelima imam baru tersebut agar tetap berakar pada sabda dan berjalan bersama umat. Ia mendorong seluruh anggota SVD untuk selalu mengingat identitas sebagai Misionaris Sang Sabda, dengan membiarkan sabda itu hidup dalam pewartaan misi mereka. Ia mengharapkan agar para imam baru dapat melayani altar dengan penuh hormat, mewartakan sabda dengan setia, dan mencintai umat dengan hati Kristus sendiri.

Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku mengajak umat untuk mensyukuri pertumbuhan panggilan dan rahmat tahbisan imamat dalam diri kelima imam baru SVD tersebut. Ia juga berterima kasih kepada setiap keluarga yang telah mempersembahkan putra mereka untuk menjadi pelayan Tuhan dan sesama.

Uskup juga memberikan apresiasi kepada SVD yang secara konsisten terus menjadi bagian dari karya pewartaan gereja dengan melahirkan para imam yang bertugas sampai ke tempat-tempat yang tak terjangkau. Kepada kelima imam baru, Uskup berpesan untuk melakonkan misi dengan sukacita dan tetap bertumpu pada kasih Allah semata sebagai bentuk pelayanan dan perutusan yang sejati.

Adapun dalam perayaan tersebut, juga ditahbiskan seorang imam dari Ordo Skolapios, yakni P. Robertus Bellarminus Meak, Sch.P. Sementara para imam baru SVD akan ditugaskan ke berbagai negara selain Indonesia, yaitu Angola, Madagaskar, Bangladesh, dan Chili.