Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Wali Kota Kupang yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Kupang, dr. Christian Widodo, secara resmi melepas Kontingen Kota Kupang yang akan mengikuti Jambore Daerah (Jamda) X Pramuka Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026.
Pada kesempatan yang sama, dr. Christian Widodo juga melantik Dedi Wangge sebagai Pimpinan Kontingen Cabang (Pinkoncab) Gerakan Pramuka Kota Kupang. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Kristal Kupang, Jumat (24/7/2026).
Jambore Daerah X Pramuka NTT dijadwalkan berlangsung pada 27 Juli 2026 di Bumi Perkemahan Fatubena. Sementara itu, Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 akan digelar pada 13–20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.
Dalam sambutannya, dr. Christian Widodo menegaskan bahwa pembangunan sebuah kota tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang dimilikinya.
“Membangun kota bukan hanya membangun jalan, gedung, atau infrastruktur. Yang jauh lebih penting adalah membangun manusianya, membangun karakter, pendidikan, kesehatan, serta budaya saling menghargai dan bergotong royong. Di sinilah peran Gerakan Pramuka menjadi sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda,” ujarnya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Gerakan Pramuka Kota Kupang yang selama ini telah menjadi mitra Pemkot Kupang dalam membina karakter generasi muda.
Menurut dr. Christian Widodo, sumber daya manusia yang unggul tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga harus memiliki karakter yang kuat dan nilai-nilai keimanan yang baik.
Pemerintah Kota Kupang, lanjut dr.Christian Widodo, akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan kepemudaan, khususnya yang berorientasi pada pembinaan karakter.
Dalam kesempatan itu, dr.Christian Widodo mengungkapkan bahwa awalnya kuota kontingen Kota Kupang hanya berjumlah 32 peserta. Namun setelah mengetahui jumlah peserta yang mengikuti seleksi mencapai 48 orang, ia memutuskan seluruh peserta diberangkatkan.
“Awalnya hanya 32 orang yang akan diberangkatkan. Tetapi setelah saya mendapat laporan bahwa peserta seleksi berjumlah 48 orang, saya memutuskan semuanya ikut. Saya ingin semua anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang melalui kegiatan jambore,” katanya.
Selain itu, dr. Christian Widodo juga memberikan bantuan pribadi sebesar Rp10 juta sebagai dukungan bagi peserta yang akan mengikuti Jambore Nasional di Cibubur. Bantuan tersebut akan digunakan untuk mendukung kegiatan peserta setelah seluruh rangkaian jambore selesai dilaksanakan.
Pada kesempatan yang sama, dr. Christian Widodo turut menyampaikan apresiasi kepada anggota Pramuka Garuda yang baru menerima penghargaan.
Menurut dr. Christina Widodo, status sebagai Pramuka Garuda merupakan kehormatan sekaligus amanah yang harus diwujudkan melalui keteladanan.
“Semakin tinggi penghargaan dan kepercayaan yang diberikan, maka semakin besar pula tanggung jawab yang harus dipikul. Pramuka Garuda harus menjadi contoh dalam disiplin, kepedulian sosial, pelayanan, dan kepemimpinan,” tegasnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh anggota kontingen agar menjadi duta Kota Kupang selama mengikuti Jamda maupun Jamnas.
“Kalian adalah wajah Kota Kupang. Tunjukkan bahwa anak-anak Kota Kupang memiliki karakter yang baik, disiplin, beriman, santun, dan mampu membawa nama baik daerah di tingkat provinsi maupun nasional,” pesannya.
Mengakhiri sambutannya, dr. Christian Widodo menyampaikan penghargaan kepada seluruh pembina dan pendamping yang telah membimbing peserta hingga mampu mengikuti kegiatan jambore.
“Sebuah kota yang hebat tidak diukur dari megahnya bangunan, tetapi dari tingginya karakter masyarakat yang tinggal di dalamnya. Terima kasih kepada seluruh pembina yang telah menanamkan nilai-nilai itu kepada anak-anak kita,” tutupnya.
Sementara itu, Pimpinan Kontingen Cabang Kota Kupang, Dedi Wangge, menyatakan kesiapan seluruh kontingen untuk menjaga nama baik daerah selama mengikuti kegiatan jambore.
Ia menjelaskan bahwa kontingen Kota Kupang terdiri dari 48 peserta, didampingi enam orang pembina pendamping, serta jajaran Pimpinan Kontingen Cabang.
“Kami berkomitmen menjaga kebersamaan, disiplin, dan nama baik Kota Kupang selama mengikuti Jambore Daerah maupun Jambore Nasional. Kepercayaan yang diberikan kepada kami akan dijaga dengan sebaik-baiknya,” ujar Dedi.














