Religi  

Provinsi SVD Timor Rayakan 151 Tahun SVD dengan Menggaungkan Semangat Kemandirian

Dengan tema “Satu dalam Kristus, Bersatu dalam Misi”, Provinsi SVD Timor merayakan pesta ulang tahun ke 151 Serikat Sabda Allah (SVD) sekalian mengadakan syukuran dari para konfrater SVD Timor yang merayakan 50 dan 40 tahun imamat, serta 65, 40, dan 25 tahun kaul. Perayaan ini dilaksanakan pada tanggal 7-8 September 2026 di Provinsialat SVD Timor.

Pada tanggal 7 September 2026, ada beberapa agenda yang dilaksanakan, antara lain rekoleksi, sharing para konfrater yang berpesta, serta makan malam dan rekreasi bersama.

Rekoleksi dibawakan oleh Pater Petrus Salu, SVD dengan mengangkat tema “Kembali ke Sumber” dan mengajak seluruh anggota SVD Timor untuk mengusahakan kemandirian, baik kemandirian rohani, kemandirian pikiran, kemandirian inisiatif, dan kemandirian ekonomi yang bermakna.

“Para pimpinan dan perintis dulu sudah buat banyak sekali. Oleh karena itu, mari kita buat persaudaraan yang sejati. Satu dalam Kristus berarti tidak ada yang lebih senior, tidak ada feodalisme. Tidak ada yang lebih hebat. Tidak bekerja sendiri-sendiri. Tidak bekerja sembunyi-sembunyi.

Semuanya sama-sama diutus. Kita saling membuka dan saling menguatkan. Para senior memberi pengalaman dan anak muda memberi semangat baru. Kita datang bukan membawa kepentingan pribadi. Kita tetap harus menjadi pioner secara bersama-sama seperti pendahulu-pendahulu kita,” katanya.

Kemudian, konfrater-konfrater SVD yang berpesta, yaitu P. Fransiskus Tena, SVD (50 tahun imamat), P. Dagobertus S. Ringgi (50 tahun imamat), P. Eduardus Dosi, SVD (40 tahun imamat), P. Mikhael Rusae, SVD (40 tahun kaul), P. Yustinus Didimus Nai, SVD (40 tahun kaul), dan P. Konstantinus Talung, SVD (25 tahun kaul), membawakan sharing tentang pengalaman kesetiaan, ketaatan, penyertaan Tuhan, kebaikan SVD dan konfrater, sensitivitas spiritual, kemandirian, serta kehendak Tuhan dalam menjalankan panggilan dan karya perutusan.

Mereka juga tak lupa mengisahkan tantangan dan kesulitan saat menjalankan misi, seperti masalah kesehatan, profesionalisme, kelemahan manusiawi dalam menghayati kaul-kaul, kecurigaan konfrater, gosip, sikap dan ciri khas sebagai perintis yang semakin menurun, serta sikap tidak suportif dari sesama konfrater saat menjalankan panggilan dan karya perutusan.

Setelah disegarkan dengan doa pagi di kapela komunitas, pesta serikat hari kedua, yaitu pada tanggal 8 September 2026, dilanjutkan dengan agenda informasi dan arahan Provinsial SVD Timor, misa syukur ulang tahun SVD dan pesta konfrater, serta makan siang bersama sebagai bentuk agape persaudaraan.

Dalam arahannya, P. Dismas Mauk, SVD., Provinsial SVD Timor periode 2026-2029, mengangkat topik tentang “Berjalan Bersama menuju Kemandirian Provinsi SVD Timor”. Sambil menyebut dan menjelaskan beberapa item kemandirian yang perlu diperhatikan dan diperjuangkan, Pater Dismas, begitu ia akrab disapa, mengatakan:

“SVD Timor tidak lahir dari tong kosong. Kita berdiri di atas iman dan kerja keras para misionaris. Oleh karena itu, kita diajak untuk melanjutkan dan meningkatkan semua aset yang sudah ada. Kita berusaha untuk beriman lebih dalam, berdiri lebih mandiri, dan pergi lebih jauh dalam misi. Saya yakin, SVD Timor mampu berdiri lebih mandiri dengan berjalan bersama-sama.

Kemandirian bukan mimpi, melainkan komitmen yang hendak diwujudkan mulai hari ini. Semoga seluruh aset SVD nantinya dapat menopang misi kita di Provinsi SVD Timor ini”.

Selain itu, menurut mantan misionaris Provinsi SVD Amerika Serikat Chicago ini, kemandirian itu harus diwujudkan melalui perencanaan yang baik, benar, dan tepat.

“Usaha kemandirian ini perlu memiliki perencanaan yang baik, benar, dan tepat. Karena if you fail to plan, you plan to fail.

Oleh karena itu, menganggarkan secara matang, mempertanggungjawabkan, dan mengevaluasi secara baik merupakan hal yang perlu dibuat oleh semua konfrater SVD Timor,” tegasnya.

Hal itu dipertegas oleh P. Yustinus Didimus Nai, SVD., mantan Provinsial SVD Timor periode 2017-2020 dan periode 2020-2023, dalam kata pengantar misa syukur ulang tahun SVD dan pesta konfrater.

“Seperti Maria yang bersedia melahirkan Sang Sabda, kita sebagai anggota SVD juga diajak untuk melahirkan dan mewartakan Sang Sabda ke mana-mana.

Sabda harus menjadi daging. Resolusi harus dieksekusi. Kemandirian yang digaungkan oleh Pater Provinsial harus diwujudkan. Dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kita miliki, saya yakin kita semua mampu untuk mewujudkannya,” kata Pater Didi.

Perayaan ekaristi itu dihadiri juga oleh P. Vincentius Wun, SVD., Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Atambua, Soverdia atau mitra awam SVD, dan anak-anak Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) Katolik St. Yosef Nenuk.

Penulis: P. Rikardus Mantero, SVD