Atambua, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Segenap anggota komunitas SVD Provinsi Timor melakukan ziarah iman dengan melakukan prosesi Salib Suci dan Kitab Suci dari Komunitas Induk St. Yosef Nenuk menuju Paroki St. Petrus Lahurus pada Sabtu, (06/09). Prosesi yang berpuncak di Lahurus itu ditutup dengan Ekaristi bersama yang dipimpin oleh Pater Dismas Mauk, SVD. Perayaan berlangsung hikmat dan khusyuk.
Dalam kotbahnya, Pater Dismas menekankan tiga poin penting dalam pesta 150 tahun SVD di dunia dan 112 tahun SVD di Pulau Timor. Dalam kenangan, Pater Dismas menekankan sejarah yang membentuk diri anggota SVD dan semua pelayan umat Allah di wilayah Timor secara luas.
SVD Timor dimulai ketika Pater Petrus Noyen, SVD tiba di Atapupu kemudian Lahurus pertama kalinya pada tahun 1913. Pater Petrus Noyen sudah meletakkan dasar yang kokoh di wilayah Timor, baik dalam bidang pendidikan, pertanian, perbengkelan, dan bidang-bidang urgen lainnya. Pater Petrus Noyen dibantu oleh dua orang misionaris, yakni Br. Lusian,SVD dan Pater Verstraelen, SVD. Bagi Pater Dismas, hal itu menjadi warisan yang perlu dijaga baik oleh semua umat Allah, khususnya umat di Paroki Lahurus.
Dalam konteks syukur, Pater Dismas menceritakan tiga kongregasi besar yang didirikan oleh Bapa pendiri St. Arnoldus Janssen. Ia menceritakan, St. Arnoldus adalah imam projo yang berani mengambil jalan untuk mendirikan tarekat misi yang diutus ke seluruh penjuru dunia.
Dua kongregasi besar selain SVD itu adalah SSpS dan SSpSAP. Kehadiran tiga kongregasi misi itu di Pulau Timor memberikan suatu identitas diri para pewarta misi yang siap dan berani diutus ke mana saja. Pater Dismas menghimbau agar anggota SVD yang dipercayakan untuk menempuh pendidikan menjadi suatu perayaan syukur dalam menghadapi masa hidup SVD ke depannya.
Dalam halnya dengan harapan, Pater Dismas berharap agar Lahurus sebagai tempat misi perdana SVD di Indonesia turut menjadi Steyl yang menjadi dasar dari seluruh pusat kehidupan yang terjadi di Timor pada umumnya dan di Lahurus pada khususnya.
Sesudah misa, semua peziarah dan umat Allah yang hadir makan siang bersama di Pastoran Paroki St. Petrus Lahurus.














