Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Perayaan Ekaristi Kamis Putih yang dipimpin oleh Pater Jhon di Gereja Katolik Santo Matias Rasul Tofa berlangsung khidmat dan penuh makna.
Umat Katolik mengikuti perayaan dengan penuh penghayatan dalam mengenang perjamuan terakhir Tuhan Yesus bersama para murid.
Pada Kamis, (17/4/2025), dalam homilinya, Pater Jhon menyampaikan makna mendalam dari Kamis Putih sebagai perayaan perjamuan malam terakhir. Warna putih melambangkan berbagai kebaikan yang terjadi di dalamnya.
Kasih, pelayanan, pengabdian, dan pengorbanan dilambangkan dengan putih—menjadi sumber harapan dan kebaikan yang selalu dicari. Kamis Putih menghadirkan pesan cinta dari Tuhan Yesus sebagai Allah yang tetap mengasihi semua orang.
Dalam wawancara bersama Radio TIRILOLOK, Ketua Panitia Kamis Putih, Djose S.M. Naibuti, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian perayaan tahun 2025 dipersiapkan dengan matang. Sekitar 25 tenda dan 1.500 kursi disediakan.
Dua kali misa diadakan, dengan misa pertama dihadiri sekitar 3.000 umat yang memenuhi area dalam dan luar gereja. Kesuksesan Perayaan Ekaristi Kamis Putih juga didukung oleh pihak gereja, aparat keamanan dari Polsek Maulafa dan Satlantas Polresta Kupang Kota, serta kerja sama seluruh panitia. Seluruh rangkaian Perayaan Ekaristi Kamis Putih berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh kekhusyukan.
Warna liturgi Kamis Putih adalah putih, melambangkan kesucian dan pengharapan.














