Angka Stunting Turun, ASRP Jadi Harapan Baru

Acceleration of Stunting Reduction Program.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – ChildFund International dan Yayasan Cita Madani menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk Diseminasi Hasil ASRP (Acceleration of Stunting Reduction Program) di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Acara ini sekaligus menjadi ajang berbagi pembelajaran dari Kota Bogor. Kegiatan berlangsung pada Rabu, (11/6/2025), di Hotel Neo El Tari, Kupang.

Acara dibuka oleh Ketua Bappeda Kota Kupang, Djidja Kadiwanu, SE yang mewakili Sekretaris Bappeda Kota Kupang, Imelda F. Nange dalam rangka komitmen kuat pemerintah daerah dalam menurunkan angka stunting, khususnya di Kota Kupang dan Kabupaten Sumba Barat Daya.

ASRP merupakan kelanjutan dari inisiatif sebelumnya, yaitu program Bapak Ibu Anak Tangguh Kota Bogor (Batagor) yang sukses dilaksanakan pada 2020–2021. Program ASRP resmi dirilis pada 2022 sebagai bentuk perluasan dan penguatan pendekatan penurunan stunting.

Sejumlah narasumber hadir dalam kegiatan ini, antara lain:

1. Kepala Bapperida Kota Bogor, Rudi Mashudi

2. Plt. Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Kupang, I Gusti Ngurah Suarnawa

3. Spesialis Kesehatan dan Gizi, Siti Aisan

4. Direktur Proyek Yayasan Cita Madani, Silvester Seno

Dalam presentasinya, Icha menyampaikan data terbaru terkait kondisi global dan nasional stunting. Berdasarkan data 2023, terdapat sekitar 148 juta anak yang mengalami stunting secara global, dengan 45 juta kasus termasuk kategori wasting. Di Indonesia, prevalensi stunting telah turun menjadi 21,6% pada 2022, setelah sebelumnya berada di angka 30,8% berdasarkan data Riskesdas 2018.

ASRP bertujuan menurunkan angka stunting dan mengatasi isu malnutrisi lainnya dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Bapperida, Dinas Kesehatan, puskesmas, pemerintah daerah, serta relawan masyarakat yang telah mendapatkan pelatihan.

ChildFund International telah hadir di Indonesia sejak 1973 melalui kerja sama resmi dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia.