Dukung UMKM dan Digitalisasi, Wakil Wali Kota Resmikan Festival Rakyat

Panggung kreatif dan ekonomi digital ramaikan Taman Nostalgia.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, secara resmi membuka Festival Terbaik untuk Rakyat dan Launching Pekan QRIS Nasional 2025 yang berlangsung di Gong Perdamaian, Taman Nostalgia, pada Sabtu, (9/8/2025).

Dalam sambutannya, Serena Francis menyampaikan bahwa festival bukan hanya menjadi panggung ekspresi bagi generasi muda dan pelaku budaya lokal, tetapi juga wadah kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan visi Kota Kupang sebagai rumah bersama yang maju, mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan.

Momentum kebersamaan menjadi bukti nyata bahwa prinsip “memerintah adalah melayani” diterapkan dengan memberi ruang partisipasi, mendekatkan layanan publik, serta menciptakan ekosistem kondusif bagi pertumbuhan generasi muda dan pelaku UMKM.

Festival tahun 2025 berkolaborasi dengan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi NTT melalui kegiatan kick-off Pekan QRIS Nasional 2025 bertajuk QRIS Merdeka Goes to Saboak, yang berlangsung pada tanggal 9 hingga 17 Agustus 2025.

Mengusung tema “Rakyatkan Digitalisasi, QRIS-nya Satu, Menangnya Banyak” serta subtema “Membangun Ekonomi Rakyat dengan Elektronifikasi, Keuangan Aman dan Andal”, kolaborasi memperkuat konten festival sekaligus mendorong percepatan digitalisasi ekonomi dan literasi keuangan di tengah masyarakat, khususnya UMKM dan generasi muda.

Semangat digitalisasi sejalan dengan arah pembangunan Kota Kupang yang mengedepankan transformasi digital, melalui penerapan sistem transaksi nontunai. Masyarakat kini semakin terbiasa menggunakan QR Code dalam aktivitas belanja, yang mempermudah proses transaksi tanpa uang tunai.

Wakil Wali Kota Kupang juga mejelaskan bahwa sinergi yang telah ditanamkan melalui program Saboak (Sunday Market Buat Orang Kupang), yang kini tumbuh sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kreatif di pusat kota.

Lebih lanjut, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Didiet Adytia Budi Prabowo, turut menyampaikan data pertumbuhan transaksi QRIS di wilayah NTT. Pada Juni 2025, volume transaksi meningkat 4,7% secara tahunan, mencapai 2,36 juta transaksi. Dari sisi nominal, terjadi pertumbuhan 9,9% dengan total nilai transaksi sebesar Rp256 miliar. Jumlah pengguna pun terus bertambah, mencapai 314.000 pengguna.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa ekosistem keuangan digital di NTT, khususnya Kota Kupang, terus berkembang pesat. Diperlukan sinergi lintas sektor untuk mempertahankan dan memperluas cakupan digitalisasi keuangan.

Pada kesempatan yang sama, diumumkan bahwa Pekan QRIS Nasional akan berlangsung selama sepekan, sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Kupang, Margarita Salean, menjelaskan bahwa akses terhadap teknologi dan informasi membuka peluang bagi generasi muda untuk belajar, menemukan inspirasi, dan menjalin kolaborasi, baik secara lokal, nasional, maupun internasional.

Perkembangan sektor pariwisata juga tidak dapat dipisahkan dari keberadaan budaya lokal. Namun, tantangan muncul seiring arus budaya asing yang berpotensi mengikis warisan budaya.

Pemahaman akan seni dan budaya tidak hanya penting untuk pelestarian, tetapi juga sebagai bentuk penguatan identitas dan jati diri bangsa, terutama bagi generasi muda. Oleh karena itu, Festival Terbaik untuk Rakyat 2025 mengusung tema “Youth in Action, Culture in Motion” sebagai panggung bagi anak muda menyalurkan bakat dan kreativitas mereka.

Beberapa agenda dalam festival meliputi Lomba Foto Destinasi Pariwisata Kota Kupang, Lomba Modern Ethnic Dance yang melibatkan peserta dari Kota Kupang, Kabupaten Kupang, dan Kabupaten Malaka, serta Local Expo yang berkolaborasi dengan berbagai komunitas yang ada. Festival rakyat juga dimeriahkan dengan penampilan musik.

Tujuan dari festival rakyat adalah memberikan ruang berekspresi, mengedukasi generasi muda tentang pentingnya pelestarian budaya, serta melibatkan mereka secara aktif dalam promosi pariwisata melalui karya kreatif.

Sebagai informasi tambahan, Taman Nostalgia diresmikan pada 8 Februari 2011 oleh Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono.