Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES) Perwakilan Nusa Tenggara Timur melakukan pertemuan penguatan forum kemitraan untuk PP ATM 9 Kabupaten dan Technical Workshop Rencana Aksi Kolaborasi Daerah 2025-2030 di Provinsi NTT pada Rabu-Kamis (27-28/08). Bertempat di Aula Cendana Wangi Kemenkess Poltekkes Kupang, kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi NTT, Alfonsus Theodorus.
Dalam sambutannya, Alfons menekankan pentingnya penguatan dan kerja sama yang baik dalam mencegah dan mengendalikan masalah AIDS-Tuberkulosis-Malaria (ATM) terlebih khusus yang terjadi di NTT saat ini. Penguatan forum kemitraan ini bertujuan untuk memperkuat aspek-aspek utama sistem kesehatan.
Alfons melanjutkan, penyakit ATM ini masih menjadi masalah kesehatan yang serius di NTT. Menurut data Hospital Safety Index (HSI) tahun 2023, setiap tahunnya masih terdapat 2,5 juta orang terinfeksi HIV, 8 juta orang menerima tuberculosis, dan 300-500 orang jatuh sakit malaria. Alfons memaparkan bahwa angka-angka ini mencerminkan perselisihan yang menyeluruh. Hal ini berdampak bukan hanya bagi kesehatan, tetapi juga bagi kualitas hidup dan kehidupan masyarakat.
Terhadap persoalan itu, Alfons mengharapkan adanya kolaborasi dari berbagai sektor dan pemerintahan serta dalam komunitas dan lembaga-lembaga besar. Dengan adanya kolaborasi, tindakan ini akan menentukan akar masalah dan berdaya guna bagi kehidupan masyarakat. Pendekatan kolaboratif harus sejalan dari kebijakan personal dengan nilai-nilai dalam kesehatan masyarakat.
Lebih lanjut, Alfons menuturkan bahwa semangat nasional ini juga sudah diterima oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan, Kementerian dalam Negeri dan Kementrian Desa karena sudah menetapkan dua instrumen penting yaitu peraturan Gubernur NTT No. 35 Tahun 2024 tentang Percepatan penanggulangan Human Immunodeficiency Virus, Aquired Immunideficiency Syndrome, Tuberkulosis, Malaria dan penyakit menular lainnya serta keputusan Gubernur No. 278/KEP/HK/2024 tentang Satuan Tugas Percepatan Penanggulangan Penyakit HIV/AIDS, TBC, Malaria dan penyakit menular lainnya di Provinsi NTT.
Alfons juga mengharapkan bahwa simulasi yang terjadi hari ini akan menjadi fondasi yang lebih penting, bagaimana menjalankan aksi yang tepat. Diskusi semacam ini tidak hanya menjadi pertemuan biasa, tetapi juga menjadi arena refleksi untuk pemikiran politik. Kegiatan ini juga dilihat sebagai langkah dan tindakan mengeliminasi ATM secara terarah hingga tahun 2030.
(SOUND ALFONS)
Setelah sambutan, semua peserta pertemuan melakukan sesi foto bersama dan setelahnya dilanjutkan dengan kegiatan diskusi bersama.














