Program Sunday Market Buat Orang Kupang (Saboak) yang digagas Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang membawa perubahan signifikan bagi Taman Nostalgia. Area yang dulunya sepi dan gelap kini menjadi pusat hiburan keluarga yang ramai, terang, dan menjadi penggerak ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Perubahan tersebut dirasakan langsung oleh pelaku usaha dan pengunjung. Pada hari Selasa tanggal 9 September 2025, salah satu penjual kelapa muda yang sudah lama berjualan di kawasan taman Yafet Alo menyebut pengunjung kini jauh lebih ramai dibanding sebelumnya.
Sebelum Saboak rutin digelar, pembelinya terbatas pada warga yang berolahraga. Kini, terutama di hari Minggu, penjualannya meningkat dratis. Yafet Alo mampu menjual hingga 60–70 buah kelapa per hari dengan harga Rp7.000 per buah. Yafet Alo berharap fasilitas taman yang telah dibenahi bisa dijaga bersama agar tetap bersih dan tertata.
Apresiasi juga datang dari masyarakat. warga Kota Kupang, Maria menyampaikan rasa terima kasih atas inisiatif pemerintah yang menghadirkan suasana baru di taman. Menurutnya, area yang dulu cenderung gelap dan tidak terawat kini berubah menjadi ruang publik yang layak bagi semua kalangan, dengan berbagai pilihan kuliner terjangkau.
Maria berharap akan ada lebih banyak pengembangan serupa di Kota Kupang yang dapat meningkatkan semangat dan kebahagiaan warga.
Program Saboak terbukti bukan hanya menghidupkan sektor ekonomi kreatif lokal, tetapi juga menghadirkan ruang publik yang aman, nyaman, dan berkelas. Sebuah contoh nyata bahwa inovasi pembangunan yang berpihak pada masyarakat mampu menciptakan dampak ganda bagi kota dan warganya.














