Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Suasana lomba paduan suara anak PAUD dalam rangka Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Kristal Hotel Kupang, Senin (18/5/2026), mendadak berubah riuh penuh tawa ketika sembilan anak dari PAUD Tunas Harapan Batuplat tampil di atas panggung.
Bukan karena mereka salah nada atau lupa lagu, melainkan karena kepolosan tingkah anak-anak yang justru sukses mencuri perhatian penonton dibanding penampilan peserta lainnya.
Momen lucu itu bermula saat dirigen cilik kelompok tersebut dengan penuh percaya diri meniup alat musik pengiring sebelum lagu dimulai. Namun, alat musik yang ditiup berkali-kali itu tetap membisu tanpa suara, seolah ikut gugup tampil di depan umum.
Melihat “insiden” kecil itu, beberapa anak di atas panggung spontan berteriak polos meminta agar bagian pembukaan diulang kembali. Ada pula yang saling menatap bingung, sementara penonton di dalam aula langsung pecah tertawa.
Suasana lomba yang sebelumnya tegang mendadak cair. Para guru, orang tua, hingga peserta lain tampak terhibur menyaksikan tingkah lucu anak-anak tersebut. Bahkan beberapa penonton terlihat menahan tawa sambil mengabadikan momen itu dengan telepon genggam.
Salah satu anggota panitia, Alfred Hotan, yang juga merupakan keluarga dari salah satu anak PAUD Tunas Harapan Batuplat, ikut dibuat terhibur oleh aksi polos para peserta.
“Kayaknya alat musik dirigen kecil ini “masuk angin’, jadi alat tidak mau bunyi,” ujar Alfred sambil tertawa bersama penonton di dalam aula.
Meski sempat terjadi kesalahan teknis kecil, anak-anak PAUD Tunas Harapan Batuplat tetap melanjutkan penampilan hingga akhir lagu dengan penuh semangat. Kekompakan dan keberanian mereka justru mendapat tepuk tangan meriah dari penonton.
Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Roos Dethan, ikut terbahak menyaksikan penampilan itu.
“Bukan soal bernyanyi semata, tetapi penampilan, kekompakan, dan keberanian mereka itu luar biasa. Meski ada sedikit kesalahan teknis, tetapi itulah kepolosan anak-anak,” ujar Roos sambil tertawa.
Menurutnya, lomba dalam peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar mencari juara, tetapi memberi ruang bagi anak-anak untuk belajar tampil percaya diri dan menikmati masa kanak-kanak mereka dengan gembira.
Penampilan sederhana anak-anak PAUD Tunas Harapan Batuplat itu pun menjadi salah satu momen paling menghibur dalam lomba paduan suara HAN Kota Kupang tahun ini. Di tengah seriusnya perlombaan, kepolosan mereka justru menghadirkan tawa hangat yang sulit dilupakan penonton.














