PAN NTT Resmi Dilantik, Zulhas Tekankan Politik Pelayanan dan Persatuan

Perjuangan PAN dalam membangun persatuan dan melayani masyarakat.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Zulkifli Hasan, melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Nusa Tenggara Timur periode 2025–2029 di Auditorium Universitas Nusa Cendana (UNDANA) Kupang, Jumat (15/5/2026).

Pelantikan tersebut dihadiri Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, Ketua DPW PAN NTT, Ahmad Yohan, Ketua DPRD NTT, Emelia J. Nomleni, para kepala daerah, kader, dan simpatisan PAN se-NTT.

Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menjelaskan filosofi lambang matahari sebagai simbol kasih sayang dan pelayanan tanpa membedakan suku, agama, maupun pilihan politik. Filosofi tersebut, menurutnya, menjadi dasar perjuangan PAN dalam membangun persatuan dan melayani masyarakat.

Ia menegaskan pengabdian kepada masyarakat merupakan prinsip utama dalam pemerintahan maupun perjuangan partai.

Zulkifli Hasan juga menyebut PAN lahir sebagai bagian dari semangat reformasi untuk mengembalikan cita-cita Indonesia merdeka berdasarkan Pancasila dan keadilan sosial.

Sementara itu, Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan apresiasi terhadap dukungan PAN dalam pengembangan sektor pertanian, kelautan, dan ekonomi masyarakat di Nusa Tenggara Timur.

Menurut Gubernur NTT, produksi pertanian NTT meningkat hingga 35 persen berkat dukungan pemerintah pusat, terutama melalui sektor pangan dan pertanian.

Peran Ahmad Yohan sebagai anggota Komisi IV DPR RI juga dinilai penting dalam memperjuangkan akses program pertanian dan perikanan bagi daerah.

Pemerintah Provinsi NTT, lanjut Melki Laka Lena, terus mengupayakan hilirisasi produk daerah agar hasil produksi masyarakat tidak lagi dijual dalam bentuk mentah.

Konsep tersebut diterapkan melalui pola “tanam, panen, olah, kemas, lalu jual” guna meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat.

Selain itu, pengembangan UMKM dan pemasaran produk lokal terus diperkuat melalui program NTT Mart untuk memperluas pasar hasil produksi masyarakat.

Melki Laka Lena juga menekankan semangat “Ayo Bangun NTT” sebagai simbol gotong royong dan kolaborasi lintas partai dalam membangun daerah.

Semangat tersebut disebut sejalan dengan nilai Pancasila yang lahir dari gagasan Soekarno saat berada di Ende, Flores.

Pelantikan pengurus DPW dan DPD PAN se-NTT itu sekaligus menjadi momentum konsolidasi politik dan penguatan sinergi pembangunan daerah, terutama di sektor pertanian, perikanan, UMKM, dan ekonomi berbasis hilirisasi di Nusa Tenggara Timur.