Pemkot Kupang Fokus Pemilahan Sampah dan Pembangunan TPST Kecamatan

Sosialisasi penanganan dan pengolahan sampah di Kota Kupang.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Pada Kamis (18/9/2025) – Radio TIRILOLOK bekerja sama dengan Pemerintah Kota Kupang melalui Diskominfo menggelar talkshow dengan tema “Sosialisasi Penanganan dan Pengolahan Sampah di Kota Kupang.” Jems Bore, anggota Tim Satgas Penanganan Sampah Kota Kupang, menjadi narasumber utama dalam acara ini.

Menurut Jems Bore, penanganan sampah termasuk program prioritas Pemerintah Kota Kupang. “Program ini adalah salah satu dari tiga program percepatan yang dijalankan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” ujarnya.

Langkah awal yang dilakukan adalah membentuk Tim Satgas Penanganan Sampah pada 9 April lalu. “Tujuannya agar semua pihak memiliki perhatian dan pikiran yang sama untuk berkolaborasi menyelesaikan persoalan sampah di Kota Kupang,” kata Jems.

Ia menjelaskan pula sistem pengelolaan sampah yang baru, yang disebut Road Map Sampah. “Sampah tidak lagi langsung dibuang ke TPA Alak, tapi dipindahkan dulu ke kontainer di tiap kelurahan, kemudian diangkut ke TPST di kecamatan untuk dipilah dan diolah,” jelas Jems.

Di TPST, sampah organik diolah menjadi kompos dan dimanfaatkan menggunakan ulat maggot, sementara sampah plastik diproses menjadi bahan baku seperti biji plastik dan batu bata plastik. “Sekitar 85 persen sampah sudah diolah di TPST, sedangkan sisa 15 persen dibakar di lokasi tersebut, bukan di TPA Alak,” tambahnya.

Dengan sistem ini, pengangkutan sampah menjadi lebih efisien. “Truk sampah hanya beroperasi di wilayah kecamatan masing-masing sehingga waktu pengangkutan menjadi lebih singkat dan kota pun lebih bersih,” ujarnya.

Selain itu, Kelurahan Nefonaek berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Kebersihan Antar Kelurahan se-Kota Kupang sebagai bentuk apresiasi atas kesadaran masyarakat menjaga lingkungan.