Pelayanan Publik Kota Kupang Dinilai Makin Responsif dan Dekat dengan Masyarakat

Wamen PANRB dorong inovasi pelayanan publik humanis.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Wali Kota Kupang, Christian Widodo mendampingi Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Purwadi Arianto dalam kunjungan ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Kupang dan RSUD S.K. Lerik, Selasa, (12/5/2026).

Dalam wawancara bersama wartawan, Wali Kota Kupang menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Wamen PANRB beserta jajaran ke Kota Kupang.

“Kami mengucapkan limpah terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Pak Wamen beserta seluruh jajaran yang hari ini berkunjung ke Mal Pelayanan Publik Kota Kupang. Dalam kunjungan ini, kami menerima berbagai arahan sekaligus apresiasi dari Pak Wamen terkait pelayanan publik di Kota Kupang,” ujar dr. Christian Widodo.

Ia mengatakan, sejumlah masukan dari Kementerian PANRB akan segera ditindaklanjuti demi meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Kupang.

“Salah satu masukan yang sangat baik adalah terkait ruang ‘Curhat Bestie’. Pak Wamen menyarankan agar kami juga melibatkan Polda melalui Direktorat PPO. Nantinya, Polwan dapat membantu mendampingi dan mengawal kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak,” jelasnya.

Menurut dr. Christian Widodo, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi langkah penting dalam memperkuat pelayanan publik yang lebih humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Kupang, kami bersyukur atas kunjungan ini. Kami juga mendapat sejumlah program dan arahan dari pihak kementerian. Harapannya, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah terus terjalin dengan baik ke depannya,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Menteri PANRB, Purwadi Arianto, menilai capaian pelayanan publik Pemerintah Kota Kupang merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran, bukan sesuatu yang diperoleh secara instan.

“Capaian kinerja dan penghargaan yang diperoleh tentu bukan didapat secara otomatis. Semua itu lahir dari ketulusan melayani dan kecepatan respons para petugas, sehingga masyarakat semakin yakin dan percaya kepada pemerintah,” kata Purwadi Arianto.

Ia menambahkan, sistem pelayanan yang terintegrasi di MPP Kota Kupang memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan dan mendapatkan solusi atas kebutuhan mereka.

“Pada prinsipnya, masyarakat hanya menginginkan dua hal dari pemerintah, yakni dilayani dengan baik dan diberikan solusi, bukan dipersulit,” tegasnya.

Purwadi Arianto juga mengapresiasi inovasi pelayanan publik yang dinilai semakin mendekatkan pemerintah dengan masyarakat.

“Ke depan, pelayanan publik harus mampu menjangkau seluruh kebutuhan masyarakat sejak lahir hingga tutup usia. Saya melihat konsep itu mulai dibangun di Kota Kupang,” ujarnya.

Terkait penilaian pelayanan publik di kawasan Indonesia Timur, Purwadi Arianto menyebut capaian nilai A yang diraih Kota Kupang merupakan hasil kerja yang tidak mudah.

“Nilai A itu tidak gampang diraih. Ada kerja keras yang terencana, sistematis, dan menyentuh hati masyarakat. Apresiasi masyarakat itulah yang menjadi gambaran tingkat kepuasan terhadap pelayanan pemerintah,” pungkasnya.