Maria I. E. Neonbasu Bagikan Kisah di Balik Buku Antologi Sastra Pelajar

Larik-Larik yang Tersesat di Senyummu.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Radio TIRILOLOK menggelar talkshow Bicara Buku Buku Bicara (B4) berjudul “Larik-Larik yang Tersesat di Senyummu”, karya Maria I. E. Neonbasu bersama editor E. Nong Yonson.

Acara Talkshow tersebut menghadirkan Maria I. E. Neonbasu, yang akrab disapa Icha, siswi SMA Santo Arnoldus Janssen, bersama host Kelly D. Dapa pada Minggu, 10 Mei 2026, di Studio Radio TIRILOLOK.

Dalam dialog interaktif, Icha menjelaskan makna yang terkandung dalam judul buku. Menurutnya, kata “Larik-Larik” menggambarkan keresahan, doa, dan harapan yang masih mengambang.

Sementara frasa “Yang Tersesat di Senyummu” dimaknai sebagai tempat pulang yang menghadirkan rasa nyaman bagi penulis.

Pembahasan kemudian berlanjut pada awal terbentuknya komunitas sastra di lingkungan sekolah hingga proses lahirnya buku tersebut. Awalnya, komunitas sastra dibentuk untuk memperkenalkan karya tulis pelajar kepada teman-teman di sekolah.

Perjalanan komunitas itu terus berkembang berkat pendampingan E. Nong Yonson yang mendorong para pelajar untuk menulis dan berlatih secara konsisten. Dari proses tersebut lahir gagasan untuk membukukan karya-karya sastra siswa hingga akhirnya diterbitkan menjadi sebuah buku.

Icha juga mengungkapkan rasa bangga dan haru setelah buku tersebut selesai dicetak dan diluncurkan kepada publik.

Menurutnya, kehadiran buku itu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi anggota komunitas sastra karena karya yang sebelumnya hanya dibaca di lingkungan terbatas kini dapat dinikmati masyarakat luas.

Ia menilai publikasi buku menjadi pengalaman berharga karena tulisan yang sebelumnya hanya tersimpan di atas lembaran kertas kini hadir sebagai karya nyata yang dapat diapresiasi banyak pembaca.

Secara umum, puisi terbagi menjadi dua jenis utama, yakni puisi lama dan puisi baru atau modern.