130 Siswa TK Santa Maria Assumpta Kupang Dilepas, Sekolah Tekankan Peran Orang Tua dalam Pendidikan Anak

Pendidikan karakter jadi bekal utama.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Taman Kanak-Kanak (TK) Santa Maria Assumpta Kupang menggelar acara syukuran dan pelepasan peserta didik Tahun Ajaran 2025/2026 pada Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Serbaguna KSP Kopdit Solidaritas Santa Maria Assumpta Kupang itu diikuti oleh 130 anak bersama para orang tua, guru, serta tamu undangan lainnya.

Kepala TK Santa Maria Assumpta Kupang, Suster Alberta, CIJ, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas penyertaan Tuhan sehingga seluruh keluarga besar sekolah dapat berkumpul dalam suasana sukacita untuk merayakan pencapaian anak-anak yang telah menyelesaikan tahap pendidikan usia dini.

Menurut Suster Alberta, momen pelepasan bukan sekadar menandai berakhirnya satu tahun pembelajaran, tetapi juga menjadi ajang untuk merayakan proses tumbuh kembang anak-anak yang telah menunjukkan banyak kemajuan sejak pertama kali menginjakkan kaki di sekolah.

“Dulu mereka datang dengan langkah kecil, ada yang masih malu-malu, menangis mencari orang tua, bahkan belum berani berpisah dengan ibunya. Hari ini kita melihat mereka tumbuh menjadi anak-anak yang lebih mandiri, percaya diri, mampu berinteraksi dengan teman-temannya, dan mulai mengenal berbagai nilai kebaikan,” ujar Suster Alberta.

Ia menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga pada pembentukan karakter, penanaman rasa ingin tahu, sopan santun, disiplin, kejujuran, serta kemampuan bersosialisasi. Nilai-nilai tersebut, katanya, menjadi fondasi penting bagi anak-anak dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Dalam kesempatan itu, Suster Alberta menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta didik yang telah menyelesaikan pendidikan di TK Santa Maria Assumpta.

Ia berharap anak-anak terus belajar dengan gembira, menghormati guru dan orang tua, serta tumbuh menjadi pribadi yang baik, jujur, dan penuh semangat.

“Kami percaya masa depan yang cerah menanti anak-anak kita,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolah dalam mendampingi proses pendidikan putra-putri mereka. Menurutnya, keberhasilan pendidikan anak merupakan hasil kerja sama yang erat antara keluarga dan sekolah.

“Sinergi antara orang tua dan sekolah sangat penting untuk mendukung perkembangan anak secara optimal,” ujarnya.

Ucapan terima kasih turut diberikan kepada seluruh guru yang dinilai telah menjalankan tugas dengan penuh kasih sayang, kesabaran, dan dedikasi dalam membimbing anak-anak setiap hari. Suster Alberta menyebut bahwa mendidik anak usia dini merupakan panggilan mulia yang memberikan dampak besar bagi masa depan generasi bangsa dan Gereja.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa perpisahan bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal dari langkah baru yang harus terus didukung oleh semua pihak. Ia menekankan bahwa peran orang tua di rumah sangat menentukan keberhasilan pendidikan anak.

“Sekolah yang paling panjang waktunya adalah di rumah. Anak-anak hanya beberapa jam berada di sekolah, sedangkan sebagian besar waktu mereka dihabiskan bersama keluarga. Karena itu, orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk masa depan anak-anak,” tegasnya.

Ia berharap para orang tua terus mendampingi, membimbing, dan mendukung anak-anak dalam mengembangkan bakat, talenta, serta mewujudkan cita-cita mereka di masa depan.

Acara pelepasan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni dan unjuk bakat dari para siswa yang mendapat sambutan hangat dari para orang tua dan tamu undangan.