Bantuan Sudah Bergerak, Posko Bencana Pastikan Korban Gempa Flores Tak Terlewat

Dari posko hingga Flores, begini jalur bantuan untuk korban gempa.

Oplus_131072

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Masyarakat, organisasi, dan berbagai elemen yang ingin menyalurkan bantuan untuk korban gempa Flores dapat mengirimkan logistik melalui jalur laut dari Kupang. Pengiriman bantuan dikoordinasikan melalui posko bencana untuk memastikan seluruh bantuan tercatat, terangkut, dan disalurkan kepada masyarakat terdampak.

Frederik Christian Purwanto Koenunu, S.T., M.H., mengatakan koordinasi pengiriman logistik dari Kupang selama ini dilakukan melalui posko bencana, termasuk untuk tujuan Pelabuhan Bung Karno (Kab. Ende) dan Pelabuhan Aimere (Kab. Ngada).

Hal tersebut disampaikan Frederik dalam wawancara bersama Radio TIRILOLOK di Aula Fernandez, Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat, (28/8/2026).

“Selama ini yang kita layani adalah layanan yang dikelola ASDP untuk logistik yang dikirim dari Kupang ke Ende dan Aimere,” kata Frederik.

Menurut Kadis Perhubungan NTT, proses pengiriman logistik berjalan berdasarkan jadwal pelayaran kapal yang telah dikeluarkan oleh pihak terkait. Bantuan yang berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTT, pemerintah, maupun berbagai elemen masyarakat dikoordinasikan melalui posko bencana sebelum diangkut menggunakan kapal.

Frederik mengatakan, koordinasi tersebut diperlukan agar arus bantuan tidak mengalami hambatan selama proses pengiriman.

“Selama ini yang menjadi tugas kita adalah mengontrol supaya kelancaran itu jangan terhambat dan jangan terganggu,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat maupun organisasi yang ingin memberikan bantuan agar terlebih dahulu berkoordinasi dengan posko bencana. Langkah tersebut penting agar seluruh bantuan dapat dicatat dan dikompilasi secara menyeluruh.

“Kalau masyarakat atau siapa pun yang mengatasnamakan pribadi atau organisasi ingin memberikan bantuan, diimbau untuk berkoordinasi di posko supaya bantuan yang ingin disampaikan semuanya tercatat secara menyeluruh,” katanya.

Setelah bantuan diterima dan didata di tingkat provinsi, penyalurannya akan dikoordinasikan dengan posko bantuan atau posko bencana di kabupaten yang terdampak. Dengan mekanisme tersebut, jenis dan jumlah bantuan yang dikirim dapat diketahui serta distribusinya dapat dipantau hingga ke masyarakat penerima.

Untuk pengiriman bantuan melalui jalur laut dari Kupang, distribusi menuju wilayah Flores antara lain diarahkan melalui Pelabuhan Bung Karno dan Aimere. Pengiriman dilakukan dengan menyesuaikan jadwal kapal yang tersedia.

Sebelumnya, sejumlah layanan angkutan laut juga telah dimanfaatkan untuk mengangkut kebutuhan logistik kemanusiaan dari Kupang menuju wilayah terdampak. Pengiriman dapat mencakup sembako dan berbagai kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana.

Posko bencana mengingatkan seluruh pihak yang hendak mengirimkan bantuan agar tidak berjalan sendiri-sendiri.

Koordinasi diperlukan supaya bantuan tidak hanya terkirim, tetapi juga tercatat dan dapat disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.