Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Kelurahan Lasiana membuka Bank Sampah Unit ECO Resort di Jalan Masuk Pantai Lasiana, RT 22/RW 05, Sabtu (19/9/2026). Kehadiran bank sampah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kelurahan Lasiana.
Pembukaan Bank Sampah Unit ECO Resort dilakukan Staf Ahli Wali Kota Kupang Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Daud Nafi, S.STP., M.M., mewakili Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo.
Dalam sambutannya, Daud Nafi mengatakan pengembangan bank sampah perlu dilakukan berbasis komunitas agar dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pengelolaan sampah perlu dimulai dari rumah melalui pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Bank sampah kemudian berperan menampung dan mengelola sampah yang telah dipilah oleh masyarakat,” ujarnya.
Menurut Daud, Pemerintah Kota Kupang terus mendorong pertumbuhan bank sampah di sejumlah kelurahan sebagai bagian dari upaya memperkuat pengelolaan lingkungan sekaligus meningkatkan keterlibatan masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, media, lembaga terkait, dan pihak swasta dalam menangani persoalan sampah.
“Persoalan sampah tidak dapat ditangani oleh pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar pengelolaannya dapat berjalan secara berkelanjutan,” jelasnya.
Sementara itu, Lurah Lasiana, Yohanes Fry Loli Keluli, S.Sos., M.AP., mengatakan pengelolaan bank sampah membutuhkan kerja sama berbagai pihak agar dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif terhadap lingkungan serta perekonomian masyarakat.
Menurut Lurah Lasiana, keberadaan Bank Sampah Unit ECO Resort diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk semakin sadar memilah sampah dari rumah serta melihat sampah yang bernilai ekonomi sebagai salah satu peluang yang dapat dimanfaatkan.
Bank Sampah Unit ECO Resort diharapkan menjadi bagian dari penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kelurahan Lasiana sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.














