Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Yayasan Pendidikan Katolik Arnoldus (Yapenkar) Kupang, lembaga pengelola Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira), secara konsisten membuktikan komitmennya untuk menciptakan lingkungan pendidikan katolik yang senantiasa mengintegrasikan iman dan ilmu. Hal itu terwujud di antaranya melalui pendirian Kapela Sakramen Mahakudus yang berlokasi di area Kampus Penfui.
Setelah empat tahun melalui proses pembangunan, kapela yang terinspirasi dari Basilika Agung St. Yohanes Lateran tersebut, diberkati dan diresmikan pada Sabtu (19/9). Peresmian itu ditandai dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Uskup Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni.
Ketua Pengurus Yapenkar, P. Dr. Ubaldus Djonda, SVD, M.A., dalam sambutannya mengatakan bahwa keberadaan Kapela Sakramen Mahakudus menegaskan eksistensi Unwira sebagai institusi pendidikan katolik yang menghadirkan ruang bagi Civitas Akademikanya untuk mengalami perjumpaan dengan Tuhan, lewat doa dan aktivitas rohani lainnya yang berpusat di kapela tersebut.
Secara khusus, ia mengharapkan agar kehadiran Relikui St. Arnoldus Janssen dan St. Yosef Freinademetz – pendiri dan misionaris ulung SVD – kian mendorong lebih banyak pihak untuk mengenal dan menghayati spiritualitas St. Arnoldus Janssen dan warisan semangat misionernya untuk mewartakan Sabda Allah kepada semua orang.
Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Fransiskus Sales Sodo mengapresiasi peresmian Kapela Sakramen Mahakudus yang menurutnya tidak sekadar menjadi sarana fisik, melainkan wujud nyata dedikasi pendidikan katolik dan pengabdian sosial.
Ia menilai, kapela sebagai pusat peribadatan di kampus menjadi simbol keberadaan Kristus yang terus menyertai seluruh dinamika Civitas Akademika. Kapela baginya dimaknai sebagai oase spiritual, yang memanggil setiap pribadi untuk menimba kekuatan batin dan menyadari bahwa pengetahuan intelektual tidak dapat dipisahkan dari kematangan nilai rohani.
Ia juga menyoroti pembangunan kapela itu, yang disebutnya semakin memperkaya warisan tradisi iman lokal dan menegaskan kepemimpinan SVD dalam memajukan karya pendidikan katolik di tanah Flobamora.
Sementara itu, Mgr. Hironimus mengajak Civitas Akademika Unwira untuk menyelami makna hidup kristiani yang selalu bergerak dalam dua arah, yakni mendengarkan dan mewartakan sabda. Untuk itu, ia mangundang setiap insan Unwira dan Yapenkar untuk terus membuka hati dalam mendengarkan, melalui pelayanan dan kesaksian hidup sehari-hari.
Uskup Agung Kupang juga menyerukan pentingnya meneladani Spiritualitas St. Arnoldus Janssen yang selalu menempatkan cinta kepada Allah dan pewartaan injil sebagai pusat hidupnya. Dari semangat itu, ia berharap Unwira akan tetap menjadi tempat di mana iman dan ilmu, doa dan karya, sabda dan kesaksian hidup selalu berjalan bersama setiap waktu.
Adapun bangunan Kapela Sakramen Mahakudus terdiri atas dua bagian, yakni lantai dasar yang difungsikan sebagai ruang Campus Ministry dan layanan bimbingan dan konseling. Sementara lantai atas sebagai kapela yang akan menjadi sentral pembinaan iman Civitas Akademika Unwira.














