Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena mendorong Pemerintah Provinsi NTT dan mitra pembangunan memperkuat kolaborasi berbasis data agar setiap program yang dijalankan lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Gubernur Melki saat menghadiri dan memberikan arahan dalam kegiatan Friends of NTT: General Audience, Matchmaking & Presentation yang digelar Bapperida Provinsi NTT di Hotel Harper Kupang, Jumat (2/10/2026).
Menurut Melki Laka Lena, sinergi antara pemerintah daerah dan mitra pembangunan perlu didukung data yang terintegrasi dan dapat digunakan bersama. Data tersebut penting untuk menentukan lokasi, kelompok sasaran, serta bentuk intervensi yang sesuai dengan persoalan di setiap daerah.
Ia mencontohkan penanganan stunting yang membutuhkan data lebih rinci hingga tingkat kecamatan, desa, bahkan keluarga penerima intervensi.
“Kalau kita mau turun di Rote, misalnya, di tempat mana kita mau intervensi? Di kecamatan apa, desa mana, RT/RW mana,” ujar Melki.
Gubernur NTT menilai persoalan pembangunan tidak selalu dapat diselesaikan dengan pendekatan kasus per kasus. Karena itu, pemerintah dan mitra pembangunan perlu melihat pola persoalan agar kebijakan yang dihasilkan mampu memberikan dampak dalam skala lebih luas.
Selain stunting, pendekatan serupa, kata dia, dapat diterapkan untuk menangani persoalan pendidikan, termasuk anak putus sekolah. Pemetaan perlu dilakukan untuk mengetahui penyebabnya, apakah karena faktor ekonomi, kesulitan mengikuti pembelajaran, maupun faktor keluarga.
“Kalau kita mau membuat perubahan dalam skala yang lebih besar, kita coba lihat pola-pola yang bisa diselesaikan bersama,” katanya.
Melki Laka Lena berharap forum Friends of NTT tidak berhenti pada pertemuan dan pertukaran gagasan, tetapi dilanjutkan dengan kerja sama konkret antara perangkat daerah dan mitra pembangunan.
“Kalau ada data yang bisa kita kerjakan bersama, mungkin kita bisa membuat kolaborasi ini jauh lebih konkret,” ujarnya.














