Misa Perayaan Ina Maria Nai Feto, Sinodalitas dan Keadilan Allah

Misa pembukaan perarakan besar Ina Maria Nai Feto Malaka dipimpin oleh Pater Hironimus Moensaku,SVD.

Betun, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Misa pembukaan perarakan besar Ina Maria Nai Feto Malaka dipimpin oleh Pater Hironimus Moensaku, SVD di Gereja Katolik Paroki Sta. Maria Fatima Betun pada Minggu, (1/9/2024).

Dalam khotbahnya, Pater Hironimus Moensaku, SVD, menyampaikan bahwa sinodalitas perlu ditingkatkan. Bertepatan dengan perayaan pembukaan perarakan besar tahun ini, gereja nasional mengundang umat untuk merenungkan bulan September sebagai bulan Kitab Suci Nasional. Tema perayaan ini terkait dengan keadilan yang bersumber dari Allah, yang sejak penciptaan manusia pertama di Firdaus telah menunjukkan keadilan-Nya.

Ketika manusia jatuh dalam dosa karena ketidaktaatan, Allah mulai menunjukkan keadilannya secara perlahan. Surat Santo Paulus kepada Jemaat di Korintus yang dibacakan dalam pewartaan hari ini menyoroti keberadaan Adam baru dan Hawa baru, yang mengajak umat Katolik untuk memulai dari kisah penciptaan awal. Allah tidak tinggal diam ketika manusia jatuh dalam dosa. Pater Hironimus Moensaku tidak memaksa manusia untuk mengakui kesalahannya. Sebaliknya, beliau mengajak manusia untuk menyadari kekurangan dan kelemahan mereka melalui ajaran Tuhan Yesus.

Revelasi Yohanes dalam Kitab Wahyu menggambarkan tanda di langit yang melambangkan kehadiran Hawa baru, yang digambarkan berselimutkan matahari dan berdiri di atas bulan. Dalam diri Maria, Allah menunjukkan kekuatan ilahi sebagai tanda pernyataan keadilan terhadap alam semesta.

Di Keuskupan Atambua, terdapat sebanyak 66 paroki.