Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Kepala Badan Aset dan Keuangan Daerah (BAKD) Provinsi NTT, Alexon Lumba, menegaskan pihaknya optimistis mampu mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp2,8 triliun pada 2026. Hal tersebut disampaikannya saat wawancara dengan wartawan di SMKN 2 Kupang, Rabu (11/3/2026).
Alexon mengatakan, untuk mencapai target tersebut diperlukan berbagai inovasi serta kerja maksimal seluruh sumber daya manusia di lapangan.
Salah satu terobosan yang dilakukan adalah program “jemput bola”, di mana petugas tidak hanya menunggu wajib pajak, tetapi aktif turun langsung ke masyarakat, termasuk ke sekolah-sekolah.
“Sebagai pelayan masyarakat, kita harus proaktif. Petugas tidak boleh hanya menunggu, tetapi harus turun langsung agar pelayanan lebih dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Pemerintah juga tengah melakukan sosialisasi kepada penyandang disabilitas yang memiliki kendaraan bermotor. Dalam program tersebut, pemerintah memberikan diskon pajak kendaraan sebesar 50 persen.
“Ini bagian dari upaya mendorong masyarakat, khususnya saudara-saudara kita penyandang disabilitas, agar tetap dapat memenuhi kewajiban pajaknya dengan kemudahan yang diberikan pemerintah,” jelas Alexon.
Terkait upaya peningkatan PAD, Alexon menegaskan seluruh jajaran terkait diminta lebih aktif bekerja di lapangan sesuai arahan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena dan Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma.
Ia telah meminta Kepala Bidang Pendapatan I dan II untuk mendata potensi pajak kendaraan bermotor, khususnya yang masih menunggak.
Setelah data terkumpul, tugas penagihan akan dibagi kepada seluruh pegawai, termasuk dirinya sendiri, dengan target yang jelas bagi setiap petugas.
“Jika target tidak tercapai akan ada sanksi, tetapi jika berhasil atau melampaui target tentu akan diberikan penghargaan,” tegasnya.
Di sektor aset daerah, khususnya kebun dinas, pengelolaannya kini dikembalikan kepada perangkat daerah teknis, yakni Dinas Pertanian. Meski demikian, BAKD tetap melakukan kolaborasi untuk memastikan optimalisasi aset daerah.
Sebagai penutup, Alexon mengimbau masyarakat agar membayar pajak kendaraan tepat waktu. Pemerintah, katanya, telah menyiapkan berbagai kemudahan layanan, termasuk pelayanan jemput bola.
Selain itu, Pemprov NTT juga menyiapkan program penghargaan bagi wajib pajak yang taat. Program tersebut bekerja sama dengan Tim Pembina Samsat, termasuk Kepolisian dan Jasa Raharja.
“Bahkan, rencananya akan ada hadiah berupa emas bagi wajib pajak yang patuh. Jadi jangan tunggu jatuh tempo, bayar pajak lebih awal,” pungkasnya.














