Bulog Siapkan 1.500 Ton Beras untuk Warga Terdampak Gempa Flores

Menurut Arrahim, "pengajuan bantuan tersebut masih menunggu persetujuan pemerintah pusat sebelum dapat disalurkan kepada masyarakat terdampak."

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Perum Bulog menyiapkan bantuan pangan darurat bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur. Bantuan tersebut berupa beras dan minyak goreng untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat selama masa tanggap darurat.

Kepala Wilayah Perum Bulog NTT, Arrahim K. Kanam, mengatakan pemerintah daerah telah mengajukan kebutuhan sekitar 1.500 ton beras untuk penanganan bencana di wilayah Flores.

Hal tersebut disampaikannya dalam wawancara bersama wartawan di ruang kerjanya, Rabu, (19/8/2026).

Menurut Arrahim, pengajuan bantuan tersebut masih menunggu persetujuan pemerintah pusat sebelum dapat disalurkan kepada masyarakat terdampak.

“Untuk kebutuhan penanganan bencana alam di Flores, pemerintah daerah sudah mengajukan sekitar 1.500 ton beras. Saat ini masih dalam proses persetujuan dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Setelah mendapat persetujuan, bantuan akan disalurkan ke posko pengungsian atau titik distribusi yang telah ditetapkan bersama pemerintah daerah.

Pada tahap awal, Bulog NTT juga telah menyiapkan tambahan stok beras untuk sejumlah wilayah terdampak. Tambahan tersebut antara lain sebanyak 1 ton untuk Kabupaten Manggarai, 500 kilogram untuk Kabupaten Nagekeo, serta tambahan 10 ton untuk kebutuhan wilayah Flores.

Bulog NTT sebelumnya menyatakan memiliki cadangan beras pemerintah sekitar 30.000 ton yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, bantuan pangan, serta penanganan kondisi darurat.

Arrahim menegaskan Bulog siap mendukung penanganan bencana melalui penyediaan bahan pangan sesuai kebutuhan pemerintah daerah.

“Untuk kondisi bencana alam, Bulog pada prinsipnya siap mendukung kebutuhan pangan masyarakat sesuai dengan permintaan dan mekanisme yang ditetapkan pemerintah,” ujarnya.

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat terdampak gempa sekaligus menjaga stabilitas pasokan bahan pokok di wilayah Flores selama masa pemulihan.