Bupati Kupang Dorong PMI Wujudkan Bank Darah dan Donor Rutin di Oelamasi

Yosef Lede mengingatkan "agar kegiatan PMI tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga inovatif dan preventif, dengan melibatkan masyarakat dalam mencegah berbagai persoalan sosial."

Oelamasi, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Badan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kupang Periode 2025–2030 resmi dilantik pada Rabu, (29/10/2025), di Aula Kantor Bupati Kupang, Oelamasi. Pelantikan dilakukan oleh Ketua PMI NTT, Alfridus Bria Seran.

Acara tersebut dihadiri Bupati Kupang Yosef Lede selaku Pelindung PMI Kabupaten Kupang dan Wakil Bupati Kupang Aurum Titu Eki sebagai Ketua Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Kupang.

Dalam sambutannya, Bupati Yosef Lede menegaskan bahwa menjadi pengurus PMI merupakan amanah mulia untuk menjalankan tugas kemanusiaan. Ia menekankan pentingnya kerja sama PMI dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.

“Menjadi bagian dari PMI adalah panggilan kemanusiaan. PMI harus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat bencana, tapi juga dalam setiap kebutuhan kemanusiaan,” ujar Yosef Lede.

Bupati Kupang juga mengapresiasi komposisi kepengurusan PMI Kabupaten Kupang yang dinilainya lengkap karena melibatkan berbagai unsur masyarakat seperti politisi, ASN, tenaga medis, pegiat sosial, hingga insan media.

“Komposisi ini mencerminkan semangat kolaborasi. Saya harap seluruh pengurus bekerja dengan semangat tinggi untuk menjawab kebutuhan dan keluhan masyarakat,” tambahnya.

Sebagai langkah awal, Yosef Lede meminta pengurus baru segera membentuk Bank Darah Kabupaten Kupang agar masyarakat yang membutuhkan dapat terbantu dengan cepat. Ia juga mendorong pelaksanaan donor darah rutin setiap bulan di kompleks Kantor Bupati Kupang, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan RSUD Naibonat.

“Saya minta pengurus baru langsung bergerak. Bentuk Bank Darah dan lakukan donor darah rutin. Ini kerja nyata untuk kemanusiaan,” tegasnya.

Selain itu, Yosef Lede mengingatkan agar kegiatan PMI tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga inovatif dan preventif, dengan melibatkan masyarakat dalam mencegah berbagai persoalan sosial.

“Kerja PMI jangan hanya di atas kertas, tapi harus nyata, kreatif, dan melibatkan masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua PMI NTT, Alfridus Bria Seran, menekankan pentingnya pengurus PMI memahami dan mengamalkan Tujuh Prinsip Dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, yaitu kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan, dan kesemestaan.

“PMI adalah amanat konstitusi. Kita harus bekerja bersama pemerintah dalam penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan, sosial, dan penyediaan darah,” kata Alfridus Bria Seran.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kupang atas dukungan terhadap PMI, serta berharap pengurus baru dapat memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak.

Susunan Pengurus PMI Kabupaten Kupang 2025–2030

Pelindung: Bupati Kupang Yosef Lede

Ketua Dewan Kehormatan: Wakil Bupati Kupang Aurum Titu Eki

Anggota Dewan Kehormatan: Mateldius Sanam, Beni Seubelan, Steven Koroh, Robinson Radja, Pomy Sinyo Falukas

Ketua: Adrianus Taku Pae

Wakil Ketua: Joni Sae

Sekretaris: Aletri Adu

Bendahara: Harlini Ludji

Enam bidang yang mendukung kerja PMI:

1. Organisasi: Femris Selan

2. Penanggulangan Bencana: Ayub Manafe

3. Pelayanan Darah, Kesehatan, RS, dan Sosial: dr. Budi Usodo

4. Pendidikan, Pelatihan, dan Relawan: drg. Imelda Sudarmadji

5. Informasi dan Komunikasi: Aredno Taopan

6. Pengembangan SDM dan Kemitraan: Joy Mooy Mbatu

Lima anggota tetap turut memperkuat kepengurusan, yakni Klemens Sfunit, Ary Daud, Denikson Kadji, Yohanis Lae, dan Rolis Lede.