Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Sebagian ruas Jalan Mesakh Amalo, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang kembali mengalami kerusakan parah.
Permukaan hotmix berlubang dan tergenang air tepat di depan lokasi usaha pengisian air mobil tangki di RT 003 RW 001. Kerusakan diperkirakan sepanjang 15 hingga 25 meter. Lubang besar yang terisi air membuat jalan sulit dilalui, terutama pada malam hari dan saat hujan. Kondisi ini dikhawatirkan memicu kecelakaan bagi pengguna jalan.
Camat Kelapa Lima, I Wayan Gede Astawa, saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (4/12/2025), beliau menjelaskan bahwa kerusakan jalan tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas usaha penjualan air di lokasi tersebut. “Kerusakan jalan itu terjadi karena ada tempat penjualan air di sana,” ujarnya.
Ia mengatakan sebelumnya sudah ada kesepakatan agar usaha tersebut tidak beroperasi sebelum mengurus izin. “Kami sudah sepakat kemarin bahwa mereka tidak berusaha dulu sampai izin mereka lengkap,” ujarnya.
Namun, pihak kecamatan kemudian mengetahui bahwa usaha itu telah mengantongi izin tanpa melalui koordinasi. “Ternyata mereka sudah punya izin. Dan izin itu tidak melalui kami. Jadi rentang kendali kami tidak sampai ke sana,” katanya.
Camat Kelapa Lima mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Satpol PP. “Kami berharap semua izin, baik dari pusat, provinsi, maupun daerah, harus terkoneksi dengan kami karena wilayah itu berada dalam administrasi kami,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa verifikasi di tingkat RT, RW, Kelurahan, dan Kecamatan sangat penting agar pemerintah dapat bertanggung jawab bila muncul komplain masyarakat.
Ia menambahkan bahwa pada Desember 2024 telah dilakukan pertemuan dengan pihak usaha air tersebut, dan disepakati bahwa aktivitas dihentikan sementara. “Hasil pertemuan waktu itu jelas, mereka tidak boleh beraktivitas sampai memenuhi seluruh ketentuan. Sekarang mereka sudah pegang izin, dan kami juga tidak tahu bagaimana prosesnya,” ujarnya.
Camat Kelapa Lima juga mengatakan keberadaan aktivitas usaha lain di sepanjang Jalan Jalan Mesakh Amalo yang dinilai perlu ditertibkan. “Semua yang ada di pinggir Jalan Oesapa harus bisa kita tertibkan. Kami mohon dukungan semua pihak. Jangan sampai ketika kami menegur, justru ada pihak lain yang mendukung mereka,” tegasnya.
Ia berharap agar seluruh stakeholder memiliki pemahaman dan langkah yang sama dalam menjaga ketertiban di wilayah tersebut.














