Dari Riset hingga Rapat Paripurna, Ririn Ungkap Pengalaman di Parlemen Remaja

Get to Know Parlemen Remaja.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Parlemen Remaja menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengenal proses legislasi, memahami persoalan kebangsaan, dan mempelajari mekanisme pengambilan keputusan di tingkat nasional.

Pengalaman tersebut dibagikan Ririn Amiarly Kameo sebagai Anggota Parlemen Remaja 2025, dalam talkshow Gen-Alpha bertema “Get to Know Parlemen Remaja” yang diselenggarakan Radio TIRILOLOK di studionya, Kamis (8/10/2026).

Dalam dialog interaktif tersebut, Ririn menjelaskan bahwa proses seleksi Parlemen Remaja 2025 meliputi penilaian prestasi melalui curriculum vitae (CV), penulisan statement of interest (SI) berdasarkan tema yang ditentukan, serta pembuatan video kampanye yang sesuai dengan SI.

Pada tahap penilaian prestasi, peserta dapat melampirkan maksimal 20 sertifikat dari empat kategori, yakni akademik, nonakademik, organisasi, serta kepanitiaan, seminar, webinar, dan pelatihan.

Ririn menyebutkan bahwa pada 2025 terdapat sekitar 8.500 peserta yang mendaftar, tetapi hanya 140 orang yang terpilih untuk mengikuti program tersebut dari berbagai sekolah di Indonesia.

Ia juga menjelaskan bahwa proses seleksi Parlemen Remaja 2026 mengalami penambahan tahapan berupa tes psikologi dan wawancara, sehingga proses penjaringan peserta menjadi lebih ketat.

Selain proses seleksi, Ririn membagikan pengalamannya mempelajari proses penyusunan kebijakan dan undang-undang selama mengikuti Parlemen Remaja di Jakarta.

Menurut Ririn, peserta terlebih dahulu dibagi ke dalam fraksi-fraksi dan mempelajari daftar inventarisasi masalah (DIM) sesuai isu yang dibahas. Pada program 2025, salah satu isu yang menjadi perhatian adalah energi, termasuk persoalan energi terbarukan dan penggunaan energi tak terbarukan seperti batu bara.

Dalam pembahasan tersebut, peserta dituntut melakukan riset mendalam serta menggunakan data dan fakta untuk mendukung argumentasi, bukan sekadar mengandalkan pendapat pribadi. Mereka juga mempelajari berbagai sudut pandang terhadap kebijakan yang dibahas, baik dari sisi DPR maupun pemerintah.

Setelah pembahasan di tingkat fraksi, proses dilanjutkan melalui rapat kerja untuk membahas dan menentukan hasil yang akan dibawa ke tahap berikutnya, yakni rapat paripurna.

Ririn menjelaskan bahwa rapat paripurna menjadi salah satu tahapan penting yang dipelajari peserta untuk memahami bagaimana keputusan dibahas dan disepakati melalui mekanisme bersama.

Melalui pengalaman tersebut, peserta Parlemen Remaja memperoleh kesempatan untuk mengenal proses legislasi, memahami pentingnya argumentasi berbasis data, serta mempelajari dinamika pengambilan keputusan dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.

Talkshow Gen-Alpha Radio TIRILOLOK ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan generasi muda mengenai Parlemen Remaja sekaligus mendorong mereka untuk lebih peduli terhadap isu-isu publik, kebijakan, dan kehidupan demokrasi di Indonesia.