Dolviana Hoar Nahak, Korban Perdagangan Manusia Berhasil Diselamatkan

Pemerintah Provinsi NTT gelar Konferensi Pers bersama wartawan.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar konferensi pers di Kantor Gubernur NTT pada Rabu, (25/9/2024), terkait penyelamatan Dolviana Hoar Nahak asal Kabupaten Malaka dari praktik perdagangan manusia.

Dalam sambutannya, Penjabat Gubernur NTT, Dr. Andriko Noto Susanto, S.P, M.P, menjelaskan bahwa Dolviana Hoar Nahak, yang berasal dari Kabupaten Malaka, terindikasi sebagai korban perdagangan manusia. Dolviana ditemukan oleh Josef Nae Soi di Medan. Bersama dua polisi, Josef Nae Soi mengambil inisiatif untuk menyelamat korban perdagangan manusia. Saat ini, Dolviana sudah berada di Kantor Gubernur NTT dalam keadaan sehat.

Sementara itu, Mantan Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi, mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur oleh tawaran pekerjaan melalui media sosial.Dolviana menerima tawaran pekerjaan dari seseorang di NTT. Setelah dijemput dan tiba di Medan, Dolviana justru disekap di sebuah rumah kosong. Beruntung, Dolviana berhasil meminta bantuan tetangga dan menghubungi Ince Sayuna, yang kemudian mengontak Josef Nae Soi untuk membantu melacak pelaku penyekapan.

Selanjutnya, Dolviana menceritakan selama perjalanan, merasa ragu apakah akan dipekerjakan atau dijual. Dolviana dibawa oleh pelaku ke rumahnya yang tidak layak huni. Saat itu, tetangga menyadari kondisi tersebut dan mencari polisi. Meskipun polisi gagal membuka pintu rumah, mereka menyarankan untuk menghubungi pelaku dan memberi tahu tentang kebakaran agar mereka ditangkap.

Terkait pemberantasan tindak pidana perdagangan orang, diatur dalam KUHP Pasal 297, yang menyatakan bahwa perdagangan wanita dan anak laki-laki yang belum dewasa dapat dihukum penjara hingga 6 tahun.