Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Fraksi Demokrat DPRD Provinsi NTT mengadakan pertemuan dengan PLN UIW NTT untuk membahas penyebab pemadaman listrik di beberapa wilayah Nusa Tenggara Timur. Pertemuan tersebut yang berlangsung di Aula Fraksi Demokrat NTT pada Selasa, (4/2/2025).
Dalam wawancara dengan wartawan, Anggota Fraksi Demokrat DPRD NTT, Winston Neil Rondo, menjelaskan bahwa pemadaman listrik bergilir yang cukup mengganggu sering terjadi, bahkan bisa berlangsung lebih dari 6 hingga 10 jam atau lebih. Menurut keterangan dari pihak PLN, pemadaman listrik disebabkan oleh beberapa faktor utama.
Pertama, gangguan pada jaringan listrik, yang juga memengaruhi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Beberapa pembangkit listrik utama terkena sambaran petir, yang menyebabkan kerusakan pada jaringan PLTU. Akibatnya, proses pemulihan mengalami kendala, sehingga pemadaman berlangsung lama dan meluas.
Kedua, pemadaman bergilir juga dipicu oleh pemeliharaan jaringan listrik. Jaringan yang digunakan dari PLN, termasuk tiang listrik dan kabel, merupakan model lama yang sangat rentan terhadap gangguan, seperti pohon tumbang. Untuk mengganti tiang listrik dan memperbarui jaringan, pemeliharaan tersebut memerlukan pemadaman sementara. Proses perbaikan yang sedang berlangsung.
Masalah utama terkait gangguan pada pembangkit listrik, terutama PLTU, sudah terselesaikan. Dalam minggu terakhir, hampir tidak ada pemadaman yang terjadi.
Sementara itu, Senior Manajer PLN Wilayah NTT, Taufiq Winurjaya mengungkapkan bahwasannya pihak PLN sangat memahami pentingnya pasokan listrik yang stabil. PLN juga terus berupaya meningkatkan pelayanan dan perawatan peralatan untuk menjaga kelangsungan pasokan listrik ke masyarakat.
Partai Demokrat, yang didirikan pada (9/9/2001) dan disahkan pada (27/8/2003), terus berkomitmen untuk menyuarakan kepentingan rakyat terkait isu-isu vital seperti kelistrikan.














