Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Emanuel Melkiades Laka Lena resmi merotasi pejabat eselon II atau Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Aula El Tari Kupang, Senin (16/3/2026).
Rotasi ini menjadi bagian dari realokasi kepemimpinan birokrasi daerah yang diarahkan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kinerja organisasi, serta memastikan pembangunan berjalan efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur NTT menyampaikan bahwa evaluasi awal kepemimpinan Melki–Johni menunjukkan sejumlah capaian, terutama pada sektor strategis seperti pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata, serta penguatan sumber daya manusia.
Data Badan Pusat Statistik mencatat pertumbuhan ekonomi NTT pada 2024 sebesar 3,77 persen dengan nilai Produk Domestik Regional Bruto mencapai Rp137,28 triliun. Pada 2025, pertumbuhan meningkat menjadi 5,14 persen, melampaui rata-rata nasional sebesar 5,12 persen. Sementara itu, tingkat kemiskinan menurun dari 19,02 persen pada September 2024 menjadi 17,50 persen pada September 2025.
Meski demikian, sejumlah tantangan masih dihadapi, antara lain target penurunan kemiskinan hingga di bawah 10 persen, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia yang masih berada di angka 69,89, rata-rata lama sekolah 8,22 tahun, persoalan stunting, serta produktivitas pertanian yang masih terkendala teknologi, irigasi, dan perubahan iklim.
Melki menegaskan pejabat yang dilantik harus bekerja cepat, adaptif, dan mampu menerjemahkan program strategis daerah seperti NTT Mart, One Village One Product, serta Gerakan Beli NTT. Ia juga menekankan pentingnya monitoring berbasis kinerja agar setiap program dapat dievaluasi secara berkala.
Sebanyak 23 pejabat mengalami mutasi jabatan, sementara 12 pejabat lainnya dikukuhkan kembali pada posisi yang sama. Berikut daftar pejabat yang dilantik :
1.Yusuf Leri Rupidara – Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan
2.Linus Lusi – Kepala Dinas Koperasi dan UKM
3.Yohanes Oktavianus – Asisten Administrasi Umum Sekda
4.Ruth Diana Laiskodat – Kepala Dinas Kesehatan
5.Henderina Laiskodat – Staf Ahli Gubernur Bidang Kesejahteraan Rakyat
6. Alexon Lumba – Asisten Pembangunan dan Kesejahteraan Sekda
7. Alfonsus Theodorus – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga
8.Silvi Pekujawang – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu
9. dr. Iin Adriani – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
10. Kanisius Mau – Kepala Badan Kepegawaian
11.Noldy Pelokila – Kepala Badan Kesbangpol
12. Yosef Rasi – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
13. Doris Rihi – Kepala Dinas Pariwisata
14. Frederik Koenunu – Kepala Dinas Perhubungan
15. Sulastri Rasyid – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan
16. Pricilia Parera – Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan
17. Viktor Manek – Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral
18. Adi Mandala – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika
19. Rossy Maria Hedwina – Kepala Dinas Sosial
20. Mahadin Sibarani – Kepala Pelaksana BPBD
21. Alex Koro – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa
22. Jose Selestino Naebuti – Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa
23. Adelino Soares – Kepala Biro Organisasi
Pejabat yang dikukuhkan kembali:
1. Zet Sony Libing – Kepala Dinas Perindustrian
2. Maxi Nenabu – Kepala Badan Perbatasan
3. Ambrosius Kodo – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
4. Petrus Seran Tahuk – Staf Ahli Gubernur
5. Benyamin Nahak – Kepala Dinas PUPR
6. Joas Bily Umbu Wanda – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
7. Benhard Menoh – Kepala Badan Keuangan
8. Alfons Watu Raka – Sekretaris DPRD NTT
9. Andus Johan – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja
10. Agustinus R. Sigasare – Kepala Biro Umum
12. Selvi Nange – Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan
13. dr. Stef Soka – Direktur RSUD Prof. W.Z Johannes Kupang.














