Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Radio TIRILOLOK menggelar acara Gen-Z Bicara dengan tema “RU’JARA: The Journey Begins – Saatnya yang Muda Berkarya”, Rabu (3/9/2025) di Studio Radio TIRILOLOK. Acara ini menghadirkan dua sosok kreatif di balik film pendek RU’JARA, yakni Angie Alodia sebagai produser dan Gisca Faah sebagai penulis naskah.
Film RU’JARA: The Journey Begins merupakan film pendek bergenre post-apocalyptic yang mengangkat kisah seorang gadis bernama Mira dalam mencari asal-usul sukunya di dunia yang telah hancur akibat perang. Film ini mengangkat tema tentang perjuangan, pencarian jati diri, serta nilai-nilai kekeluargaan di tengah dunia pasca-kehancuran.
Dalam dialog interaktif, Angie Alodia menjelaskan bahwa film ini mencoba membawa sesuatu yang berbeda ke dalam perfilman lokal, khususnya di kalangan sineas muda Nusa Tenggara Timur.
“Kami ingin menyuguhkan sesuatu yang baru, dan genre post-apocalyptic ini masih sangat jarang diangkat oleh sineas muda di NTT,” ujar Angie. “Film ini juga menjadi eksperimen kami dalam mengeksplorasi teknik visual dan storytelling yang berbeda dari biasanya,” tambahnya.
Film ini diproduksi oleh UKM Microfilms, komunitas mahasiswa audiovisual dari Jurusan Ilmu Komunikasi. Gisca Faah mengungkapkan bahwa ide cerita muncul dari semangat kolaborasi yang kuat di antara anggota komunitas.
“Awalnya kami bertemu dengan Rey Padji dan mulai berdiskusi tentang dunia yang runtuh tapi masih menyimpan harapan. Dari situ lahirlah RU’JARA,” tutur Gisca. “Film ini tidak hanya tentang kehancuran, tapi juga menyentuh nilai-nilai hubungan antar saudara, persahabatan, dan petualangan.”
Rey Padji, yang juga menjadi sutradara film ini, turut memberikan arahan kreatif dalam proses produksi.
RU’JARA: The Journey Begins menjadi bukti bahwa anak muda NTT mampu menciptakan karya film yang tidak hanya inovatif secara visual, tetapi juga memiliki pesan emosional yang kuat.














