Gubernur NTT Apresiasi Persetujuan Raperda dan Tekankan Audit serta Profesionalisasi BUMD

Emanuel Melkiades Laka Lena menyatakan bahwa "pemerintah menyambut baik persetujuan bersama atas tujuh rancangan peraturan daerah tersebut."

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar Rapat Paripurna ke–57 Masa Persidangan 2025–2026.

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD NTT, Ir. Emelia Julia Nomleni dan dihadiri Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Wakil Gubernur NTT Jhoni Asadoma, serta jajaran pemerintah daerah. Sidang berlangsung pada Senin, (24/11/2025) di Ruang Sidang Utama DPRD NTT.

Setelah seluruh fraksi menyampaikan pendapat akhir, rapat dilanjutkan dengan penandatanganan tujuh rancangan peraturan daerah oleh Ketua DPRD NTT dan Gubernur NTT.

Usai itu dilakukan penyerahan dokumen resmi dari Emelia Julia Nomleni kepada Emanuel Melkiades Laka Lena.

Dalam sambutannya, Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena menyatakan bahwa pemerintah menyambut baik persetujuan bersama atas tujuh rancangan peraturan daerah tersebut.

“Kami menghargai seluruh proses pembahasan yang berlangsung terbuka melalui rapat paripurna, rapat komisi, badan pembentukan peraturan daerah, serta konsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri.

Semua dinamika dan apresiasi yang muncul merupakan wujud komitmen bersama agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat NTT,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa penetapan ketujuh raperda akan dilakukan setelah melalui fasilitasi dan memperoleh nomor register dari Kementerian Dalam Negeri.

“Saya berharap seluruh peraturan daerah yang kita hasilkan menjadi pedoman yang memperkuat komitmen kita dalam membangun NTT,” katanya.

Gubernur NTT juga memberi perhatian pada catatan DPRD mengenai penyertaan modal bagi BUMD. “Seluruh BUMD akan diaudit terlebih dahulu dan wajib menyerahkan rencana bisnis sebelum diberikan dukungan modal. Dua tahapan ini mutlak harus dilalui,” ujarnya.

Emanuel Melkiades Laka Lena mengungkapkan bahwa pemerintah juga berencana memperbaiki manajemen BUMD, termasuk menempatkan pengurus yang lebih kompeten.

Ia mencontohkan keberhasilan Jamkrida Bali sebagai model pembenahan. “Direktur Utama Jamkrida Bali telah bersedia membantu kita. Saya sudah meminta pendampingan selama beberapa bulan untuk memperbaiki tata kelola dan memperkuat fondasi Jamkrida NTT,” jelasnya.

Menurut Emanuel Melkiades Laka Lena, langkah perbaikan tersebut akan diterapkan pada semua BUMD di NTT agar mampu berkembang dan memberi kontribusi nyata bagi pendapatan daerah.

“Kami akan mencari profesional terbaik yang mampu membawa BUMD menjadi kebanggaan masyarakat NTT,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur NTT menyampaikan apresiasi kepada DPRD. “Terima kasih atas seluruh masukan dari fraksi-fraksi. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa membimbing kita dalam menjalankan tugas ini,” pungkasnya.