Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, secara resmi menutup Open Tournament Karate Battle Championship Piala Gubernur Seri 1 yang berlangsung di GOR Flobamora Oepoi, Kupang, Sabtu (10/1/2026).
Kejuaraan yang digelar selama empat hari tersebut berhasil menempatkan Pengurus Provinsi (Pengprov) Inkai NTT sebagai juara umum dengan perolehan 17 medali emas.
Turnamen ini diselenggarakan oleh Dia Lagi Sports bekerja sama dengan Pengprov Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) NTT serta mendapat dukungan dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi NTT.
Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena memberikan apresiasi tinggi kepada panitia dan seluruh pihak yang terlibat karena mampu menyelenggarakan event olahraga berkualitas tanpa menggunakan anggaran APBD.
“Ini contoh nyata kolaborasi yang baik antara ide kreatif, manajemen profesional, dan dukungan banyak pihak. Event seperti ini menunjukkan bahwa olahraga bisa dikemas menarik dan bernilai,” ujar Melki Laka Lena.
Ia menilai Karate Battle Championship Piala Gubernur sebagai ajang sport entertainment yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan ke tingkat nasional. Gubernur juga mendorong agar kejuaraan ini dilanjutkan ke seri berikutnya dan digelar di wilayah lain di NTT, seperti Flores dan Sumba.
Menurutnya, turnamen ini juga menjadi bagian dari proses pembinaan atlet menuju Pra-PON dan PON 2028 yang akan digelar di NTT dan NTB.
“Event ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga persiapan jangka panjang. Saya berharap ini bisa menjadi model bagi cabang olahraga lain dalam menyelenggarakan kompetisi yang profesional dan berkelanjutan,” tambahnya.
Gubernur Melki Laka Lena juga berpesan kepada para atlet agar menjadikan kemenangan sebagai motivasi untuk terus berkembang, sementara kekalahan harus dijadikan pelajaran untuk meningkatkan kemampuan.
Sementara itu, Ketua Majelis Sabuk Hitam (MSA) Pengprov Inkai NTT, Sensei Husein Da Liva, dalam wawancara bersama Radio TIRILOLOK, menjelaskan bahwa partisipasi Inkai NTT dalam kejuaraan ini merupakan bagian dari program pembinaan atlet menuju Pra-PON dan PON 2028.
“Fokus utama kami adalah disiplin latihan. Walaupun persiapan dilakukan secara sederhana, atlet tetap menunjukkan performa maksimal karena konsistensi dan komitmen dalam berlatih,” jelas Sensei Husein.
Ia mengungkapkan, hasil yang diraih Inkai NTT sebagai juara umum menjadi bukti bahwa pembinaan yang terarah mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi.
Acara penutupan ditandai dengan penyerahan piala secara simbolis kepada para juara dan berlangsung dengan penuh semangat serta antusiasme dari atlet dan penonton.














